Diskusi Ansos, Peserta Jambore PKH Pecahkan Solusi

NAMLEA,N25NEWS.COM -Dengan menerima PKH diharapkan mendorong perubahan perilaku penerima PKH menjadi bersekolah dan mengakses fasilitas kesehatan, tetapi selama ini dari pihak pembuat kebijakan tidak mengharuskan penerima PKH agar menggunakan uang bantuan PKH untuk akses pendidikan maupun kesehatan. Hal ini belum sejalan dengan tujuan awal pemberian bantuan PKH. Sehingga perlu dilakukan penelitian analisa sosial mengenai ketepatan sasaran bantuan PKH, yang berarti apakah bantuan yang diterima keluarga miskin digunakan untuk hal yang menunjang tujuan PKH.

Diskusi singkat analisa sosial (Ansos) oleh peserta jambore SDM PKH tingkat provinsi maluku di arena utama kawasan wisata pantai baikolet mulai pada pukul 20.00 WIT hingga pukul 00.19 WIT. Jumat, (16/8/19) malam.

Dalam melakukan ansos secara dor-todor ke penerima manfaat PKH didesa jikumarasa, para peserta ini di bagi 10 Regu, satu Regu dibagi 10-15 orang.

Giat SDM PKH tersebut guna untuk menindaklanjuti hasil analisa sosial siang tadi, Diskusi mereka untuk menakarkan masalah sosial dimasyarakat.

Sementara itu tiga orang tenaga medis dari puskesmas Sawa yakni, Faisal Umanailo, Nirwan Tapessy dan Malik Buton selalu stanby dilokasi kegiatan untuk menjaga kondisi kesehatan para peserta .

Masalah kemiskinan di Indonesia merupakan tantangan yang dihadapi pemerintah dari masa ke masa, kemiskinan merupakan masalah yang kompleks yang memerlukan penanganan dan program yang khusus.

Perkembangan kemiskinan di Indonesia jika dilihat dari data BPS cenderung menurun untuk jumlah penduduk miskin dan persentase penduduk miskin yang diikuti dengan peningkatan garis kemiskinan.

Dalam rangka menangani masalah kemiskinan di Indonesia, pemerintah menggunakan berbagai program dan stimulus untuk mengatasi masalah kemiskinan. Salah satu program khusus yang dikeluarkan pemerintah dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan adalah Program Bantuan Tunai Bersyarat yang dikenal dengan nama Program Kelurga Harapan (PKH)

PKH sebagai upaya membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin dalam mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan sosial penduduk miskin sekaligus sebagai upaya memotong rantai kemiskinan

Target sasaran penerima adalah rumah tangga/keluarga sangat miskin (RT/KSM) atau kelompok masyarakat berada pada kluster 1 (satu). Mulai tahun 2012, calon perserta PKH adalah rumah tangga/keluarga dengan peringkat kesejahteraan tujuh persen (7%) terendah.

Reporter :Kiswan

Editor : Redaksi

Check Also

Pjs Desa Jikumarasa Tahun 2020 Hawa Turaha Raih Piagam Penghargaan Dari Kementerian PDTT

NAMLEA,N25NEWS.com – Sebanyak 14 Kepala Desa (Kades)di Kabupaten Buru mendapat piagam penghargaan dari Menteri Pemamgunan …