Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah,Egin Picarima

Dishub Malteng Siap Antisipasi Lonjakan Penumpang Liburan Nataru Pada Pelabuhan Amahai

AMBON,N25NEWS.com-Mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik 2019 di pelabuhan Amahai, walaupun arus barang dan penumpang mengalami peningkatan pasca gempa 26 September, untuk hal ini Dishub Malteng  telah berkoordinasi dengan BPTD Wilayah Maluku.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah,Egin Picarima  kepada N25NEWS.com,saat di temui dirinya di Amaris Hotel,belum lama ini.

Menurutnya,lonjakan barang dan penumpang akhir-akhir ini di pelabuhan Amahai diakibatkan rusaknya infrastruktur jembatan yang menghubungkan Kabupaten SBB dan Malteng,membuat masyarakat lebih memilih untuk menyinggahi pelabuhan Amahai,yang akhirnya menjadi primadona bagi masyarakat.

Selain itu,kata dia pelabuhan Amahai yang digunakan masyarakat sekarang ini untuk penyeberangan ,secara fisik sudah baik,hanya saja pihaknya (Dishub Malteng),masih terkendala dengan kekurangan personil dilapangan dan juga minimnya sumber daya Manusianya (SDM).

“Kekurangan personil dan SDM,tetapi tidak mengurangi semanngat kita untuk berusaha memaksimalkan kemampuan personil yang ada,guna mengupayakan kelancaran akativitas masyarakat dalam hal ini transportasi,untuk suksesnya perayaan Natal dan Tahun Baru,”ungkapnya.

Adapun,terkait dengan koordinasi di lapangan,yang sangat sering di jumpai adalah masih banyak kendaraan angkutan (khusus angkutan barang) menjadi meningkat intensitasnya ke Amahai,setelah putusnya jalan yang menghubungkan kedua daerah tersebut,selain itu,pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak Balai dengan menempatkan petugas (Balai).

“Kita akan mengantisipasi meningkatnya angkuatan barang saat arus mudik nanti ke pelabuhan Amahai,dengan pengaturan yang lebih baik lagi,sehingga pelayanan tersebut dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,”katanya.

Sementara itu,Dishub Malteng telah menyiapkan kapal KM Dharma Indah,yang bobotnya (GT)  cukup besar guna mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru,khususnya pada pelabuhan Amahai  dari dan ke pelabuhan Hunimual.

“Namun ada sedikit kendala pada bobot kapal Dhrama Indah yang cukup besar itu,sebab pada pembuatannya pihak Dharma Indah tidak berkoordinasi dengan Disub guna melakukan survei pada kodisi kapasitas pelabuhan,padahal Bupati telah menandatangai izin operasinya,”jelasnya.

Untuk itu,saya berharap kalau bisa masyarakat taati aturan ikuti apa yang sesuai dengan mekanisme yang sudah diarahkan di lokasi-lokasi pelabuhan penyeberangan supaya semua bisa berjalan lancar dan tentunya kesadaran masyarakat terkait dengan keselamatan transportasi ini juga yang mungkin harus dibangun lagi,”tandasnya.

Reporter          : Aris Wuarbanaran

Editor             : Redaksi

 

 

Check Also

Mandala Finance Masohi Gelar Aksi Sosial Dengan Membagikan  Ratusan Paket Sembako Kepada Nasabah Di Kecamatan Amahai

MASOHI,N25NEWS.com – Mandala Elektronics Cabang Masohi menggelar aksi social dengan membagikan ratusan paket sembako kepada …