Disub Maluku Surati Kementerian Perhub,Minta Berih Sangsi Maskapai Terkait Harga Tiket Melebihi Batas Atas

AMBON,N25NEWS.COM-Banyak warga masyarakat yang mengeluh mahalnya harga tiket pesawat menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.Keluhan tersebut bukan saja datang dari masyarakat tetapi para pegawai negeri merasa keberatan dengan harga tiket baik dari Ambon-Jakarta,maupun dari Jakarta-Ambon.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku,Angky Papilaya kepada awak media pada acara konfrensi pers di Kantor Perhubungan Provinsi Maluku,selasa (11/12/2018).

Lebih lanjut Papilaya mengatakan,”Seperti yang tadi saya sudah jelaskan bahwa hal utama itu adalah terkait dengan kewenangan yang di UU 23 tahun 2014, kewenangan terkait dengan bidang udara itu tidak dilimpahkan kepada Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota,semuannya sudah ditarik ke Kementerian Perhubungan,”kata Papilaya.

Kemudian yang berikut terkait dengan penentuan besar harga tiket itu bukan ditentukan maskapai yang ada di daerah tapi langsung di kantor pusat masing-masing,dengan demikian seluruh ketentuan terkait dengan besarnya berpedoman pada Peraturan Menteri Perhubungan No 14 tahun 2016 tentang cara menghitung batas bawa dan batas atas harga tiket.

Dari sekian banyak harga tiket yang dijual kepada masyarakat kita lihat di tiketnya ternyata satu,dua  maskapai penerbangan yang sudah melapaui harga batas atas.Karena sudah melampaui batas atas maka sebagai Pemerintah kita mengambil langkah-langkah kewenagan sebab kita tidak bisa tinggal diam karena ini terkait dengan kebutuhan masyarakat banyak.

“ Kita telah mengambil langkah dengan meyurat kepada maskapai yang ada di sini, kita panggil mereka kenapa harga tiket mulai dari Pesparani itu harga tiket sudah naik walaupun masih ada dalam batas tiket yang ditentukan tetapi tidak ada tanda-tanda turun sampai dengan sekarang masih tinggi,kami minta laporan dari mereka agar bisa dipertanggung jawabkan,”jelas Papilaya.

Sementara itu pihak maskapai menyampaikan harga tiket ini dari Kantor Pusat,yang  menurut mereka harga tiket ini ada pada batas harga tiket yang ditentukan oleh Peraturan Menteri Perhubungan tahun 2016.Tetapi  kenyataannya kondisi dilapangan berbeda jauh dengan apa yang disampaikan pihak maskapai ternyata ada harga tiket yang dijual sudah melampaui harga batas atas tiket.

“Untuk itu kita akan mengambil langkah dengan menyurat kepada Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan kondisi riil harga tiket yang ada di Maluku,oleh karena itu kita mohon sesuai dengan kewengaan yang ada Kementerian Perhubungan segerah mengambail langkah-langka minimal menegur dan memberikan sangsi,”tandas Papilaya.

Penulis : Aris Wuarbanaran

Check Also

Maluku Dapat Bantuan Kapal Feri 1500 GT

AMBON,- Provinsi Maluku memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat berupa satu unit kapal ferry berukuran besar …

×

N25NEWS.com