Ditekuk Persihaltim 1-2, Latuamury Tuding PS Pelauw Putra Dikerjain Wasit

PIRU,N25NEWS.COM – Langkah PS Pelauw Putra U-17 akhirnya terhenti di fase 16 besar pada Putaran Nasional Piala Soeratin Cup U-17 setelah kalah dari Persihaltim U-17, HalmaheraTimur (Maluku Utara) dengan Skor (2-1)- (0-0)

Dalam laga yang berlangsung Stadion Paskhas, Malang pada Minggu, (3/2) PS Pelauw Putra diduga dikerjain wasit, dimana ketika laga baru berlangsung 15 menit, pemain belakang
Pelauw Putra, Mulyabansa Latupono terkena hukuman akumulasi kartu merah, setelah sebelumnya pada menit ke “10 pemain belakang itu menerima kartu kuning.

Menurut wasit yang memimpin pertandingan itu, yaitu wasit Suma dari Jakarta, akumulasi kartu merah yang pemain bernomor punggung 22 itu, karena pemain itu sengaja memaki wasit, padahal ketika Coach Lito Latuamury menanyakan hal tersebut ke pemain bekakang itu, Ia membantah telah memaki wasit.

Meskipun defisit satu pemain, tidak membuat permainan anak-anak Pelauw ini kendor, Mereka justru tetap menampilkan permainan menyerang, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama , skor kedua tim tetap berimbang (0-0).

Di babak II, anak-anak asuhan Coach Lito Latuamury ini juga tetap bermain menyerang, namun ada sejumlah keputusan Wasit yang dianggap merugikan timnya.

Karena keasyikan anak-anak PS Pelauw Putra ini menyerang, di menit ke “52, lewat satu serangan balik pemain depan Persihaltim, Sahrul Sani Rahmawan(10) berhasil melesatkan gol ke gawang Pelauw Putra skor berubah menjadi 1-0. untuk kemenangan Persihaltim.

Aswan Mutalib (17), kembali menggandakan kemenangan bagi Persihaltim, setelah mencetak gol pada menit ke “73 skor kemudian berubah 2-0.

Di menit ke” 88, pemain pengganti Pelauw Putra, Rashid Mardiyono Hatuluayo, berhasil memperkecil ketinggalan, sehingga skor menjadi (1-2)-(0-0)

Menanggapi pertandingan ini, Pelatih PS Pelauw Putra, Halid Lito Latuamury menuding wasit sengaja Mereka yaaa pertandingan ini, untuk kemenangan Persihaltim yang dikomandoi Coach Rahmat Rival, pasalnya sejumlah keputusan Wasit pada pertandingan itu merugikan timnya.

Selain itu, Latuamury mempertanyakan penunjukkan wasit yang bertugas pada pertandingan itu, karena sebelumnya Wasit Suma telah memimpin pertandingan akhir fase grup saat timnya melawan Persilandak (Kalimantan Barat),”Kok wasit yang sama juga ditunjuk untuk memimpin laga ini, memangnya panitia sudah tidak punya wasit lagi?”kritik Halid “Lito” Latuamury.

Menurut Halid, kualitas Persihaltim U-17 tidak sebagus tim yang dihadapinya di fase penyisihan Grup, sehingga Ia menuding kekalahan timnya bukan karena kalah kualitas tetapi karena konspirasi wasit,

Karena itu Manajemen PS Pelauw Putra yang dikomandani manajer, Ahmad Latupono SH MH, telah melaporkan kinerja wasit yang memimpin pertandingan ini kepada pengawas pertandingan dan telah memasukan laporan usai pertandingan.

Praktis dengan kekalahan ini, maka wakil Maluku di Ajang Piala Soeratin Cup, hanya mencapai babak 16 besar karena sebelumnya kiprah Nusaina FC U-15, kandas di fase penyisihan grup.

Dengan kekalahan ini, maka Coach Halid Latuamury dan Manager Ahmad Latupono SH MH meminta maaf kepada seluruh masyarakat Maluku yang selama ini telah memberikan support moril kepada Tim ini, “Kami meminta maaf kepada publik sepak bola di Maluku karena tidak bisa memenuhi harapan Masyarakat Maluku untuk berprestasi tinggi di Pentas Nasional “ungkapnya.

Penulis : Nicko Kastanja

Editor   :Redaksi

 

About admin

Check Also

Tekuk Persilan, PS Pelauw Putra Lolos 16 Besar Soeratin Cup U-17

PIRU,N25NEWS.COM – Tim PS Pelauw Putra U-17, akhirnya berhasil menghidupkan peluang pada Putaran Final Soeratin …