DPD KNPI Maluku Dan Kota Ambon Minta Jam Tayang Pop Academy Indosiar Di Evaluasi

AMBON,N25NEWS.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan,Faisal Sahitua serta DPD KNPI Kota Ambon di bawah kepemimpinan Ketua Carateker Anthony Hendriks,meminta kepada manajemen Indosiar untuk segera mengevaluasi kembali jam tayang khusus Akademi Pop Indosiar 2020.

“Waktu atau jam tayang Pop Akademi pada pukul 21.00 WIB itu sangat merugikan peserta dari wilayah timur,sebab di Indonesia Timur sudah berada pada pukul 23.00 WIT atau jam 11 malam,sehingga ini menjadi sebuah kerugian tersendiri bagi peserta dari wilayah tersebut,”kata Wakil Ketua DPD KNPI Maluku Santos Walalayo kepada N25NEWS.com,via whatsapp belum lama ini.

Menurutnya,pada jam tayang tersebut pihaknya di wilayah timur sudah masuk pada larut malam dan apalagi peserta asal Indonesia Timur tampil sebagai peserta ke tiga atau keempat,otomatis bisa tampil pada pukul 1 sampai 2 dini hari,padahal itu sudah merupakan waktu beristirahat bagi peserta di Indonesia Timur dan pastinya warga masyarakat tidak lagi nonton TV namun telah beristirahat.

“Dari lubuk hati yang paling dalam kami selaku pemuda yang tergabung didalam DPD KNPI Maluku maupun Kota Ambon mintakan jam tayang Akademi Pop Indosiar segera di evaluasi,”ujar koordinator KNPI Kota Ambon ini.

Selain itu,dikatakannya,peserta Maluku sangat di rugikan,dikarenakan khusus bagi orang Maluku mempunyai kebiasaan tersendiri nonton dulu baru memberikan dukungan baik secara SMS maupun dengan cara via lain.Sebab menurutnya,warga Maluku khususnya Kota Ambon sangat mengedepankan kualitas seseorang penyanyi dari Kota Ambon sangat berkualitas.

Sedangan karateker Ketua DPD KNPI Kota Ambon,Anthony Hendriks juga sangat menyayangkan waktu tayang Pop Academy Indosiar terlalu larut bagi wilayah Tndonesia Timur.

Baca juga :   Rayakan Hari Pohon Sedunia,LEBEBAE  DiDukung Korem 151 Binaiya,Saniri Negeri dan Majelis Jemaat Amahusu Tanam 1000 Pohon

“Saya mengambil contoh pada group tiga,20 besar Pop Academy Indosiar tadi malam dimana peserta asal Papua Barat Vien tampil lebih awal dan pada poling sementara Vien unggul,namun semakin larut malam SMS Vien turun ke peringkat dua,”ungkap Hendriks.

Begitu juga pada peserta asal Ambon Joanne peserta yang tampil keempat dan waktu tampilnya sudah pukul satu sampai dua dini hari waktu Indonesia Timur sehingga SMS Joanne tetap berada pada posisi terakhir tidak berubah.
Adapun,posisi juru kunci Joanne bukan karena kualitas penyanyinya,namun pada waktu tersebut masyarakat Maluku sudah beristirahat.

“Kalau kita bicara kualitas pengamatan kami Joanne juga di atas rata-rata,bahkan lebih dari peserta Tanggeran,namun yang lolos berdasarkan pilihan dewan juri dan hasil poling terakhir,Joanne Ambon tetap berada di posisi buncit,”jelasya.
Lebih lanjut,Hendriks meminta kepada pihak manejemen Indosiar untuk segera mengevaluasi waktu tayang Pop Academy Indosiar,sebab baginya hal ini menjadi sebuah kerugian besar.Jadi,sekali lagi bukan karena Joanne tidak lolos,tetapi ini karena keadilan buat peserta dari Indonesia Timur akibat terlalu larut malam jam tayangnya.

“Untuk itu,selaku Ketua DPD KNPI Kota Ambon,saya mengajak masyarakat Ambon jangan kecewa dengan hasil poling tadi malam.Ini bukan adik kita,Joanne tampil tidak bagus,namun disebabkan karena jam tayang Pop Academy Indosiar yang terlalu larut sehingga banyak masyarakat sudah ada istirahat atau tidur.Dan untuk adik Joanne Merel Saimima tetap semangat,kegagalan bukan adalah awal dari kemenangan,terus berkarya dalam bidang tarik suara,”tandas Hendriks.

Check Also

Proyek Air Bersih BWS Di Halong Sarat Rekayasa

AMBON,N25NEWS.com-Proyek air bersih Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku di negeri Halong,Kecamatan Baguala Kota Ambon …