Breaking News

DPRD Ambon Dorong Nilai Kontrak Lahan Peti Kemas Dinaikan

Setelah difungsikan penampungan peti kemas diatas lahan milik Pemerintah Kota Ambon yang digunakan PT Pelindo IV Cabang Ambon.Lewat DPRD Kota Ambon akan meminta adanya kenaikan kontrak lahan.

AMBON,N25NEWS.COM – Setelah difungsikan penampungan peti kemas diatas lahan milik Pemerintah Kota Ambon yang digunakan PT Pelindo IV Cabang Ambon.Lewat DPRD Kota Ambon akan meminta adanya kenaikan kontrak lahan.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono mengaku, infrastruktur penunjang atau lokasi penampungan peti kemas milik pemerintah kota (Pemkot) Ambon yang berlokasi di pelabuhan Yos Sudarso telah difungsikan pihak PT Pelindo IV Cabang Ambon.

Dimana kepastian difungsikannya lokasi penampungan peti kemas milik pemkot Ambon setelah PT Pelindo bersama dengan Pemkot Ambon melakukan Memorandum of Understanding (MoU) pada akhir tahun 2018 lalu.
“Itu sudah difungsikan lokasi penampungan peti kemas, sudah jalan itu, sejak akhir tahun kemarin,” kata Latupono kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (19/2/2019).

Dikatakan, sesuai MoU, ada pembagian dana bagi hasil antara pihak pemkot dan PT Pelindo. Pemkot mendapatkan dana sebesar Rp 700-800 juta per tahun, namun dalam bentuk peti kemas kosong, karena daya muatan tidak mencukupi.

“Jadi itu dalam bentuk peti kemas yang kosong, tidak bermuatan, jadi tahun ini mereka harus bayar ke kita,” katanya.

Ia mengaku, sebelumnya lokasi penampungan peti kemas tersebut tidak difungsikan, namun dengan adanya dorongan dari DPRD sehingga bisa difungsikan karena berkebutuhan bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) pemkot Ambon.

Baca juga :   Syukuri HUT Provinsi Maluku,DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

“Sebelumnya itu kan tidak difungsikan, namun dengan adanya dorongan dari DPRD sehingga bisa difungsikan, ini penting agar meningkatkan PAD kita,” kata Latupono.

Ia mengaku, Kota Ambon sebagai kota jasa, maka tentu ada peningkatan arus barang di pelabuhan Yos Sudarso, sehingga dapat menambah peningakatan penghasilan. kedepan diharapkan dana bagi hasil kepada pemerintah juga ditingkatkan.

“Kita akan dorong agar ditahun depan, nilai kontraknya di naikan minimal bisa sampai 1,2 miliar, dana ini akan kita gunakan untuk kepentingan masyarakat, mengingat kota ambon sebagai pusat perdagangan barang jasa di Maluku maka arus barang di pelabuhan juga akan terus meningkat,” kata Latupono
Ia mengaku, PT Pelindo harus membantu pemerintah dalam meningkatkan PAD, mengingat selama ini sumbangsi melalui dana CRS masih minim, belum lagi mobil truck yang sering melakukan aktifitas di Kota Ambon sering merusak jalan.

“Saya rasa tidak sebanding kalau mau kita hitung keuntungan untuk pihak PT Pelindo, belum lagi mobil yang mereka gunakan sering merusaki jalan, pemerintah kemudian juga memperbaiki jalan, jadi saya harap PT Pelindo juga membantu pemerintah,” kata Latupono.

Penulis  : Gali M

Editor    : Redaksi

About admin

Check Also

Tiga Sekolah Di Segel Komisi II Akan Segera Panggil Kadis Pendidikan

AMBON,N25NEWS.COM -Komisi II DPRD Kota Ambon dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap Kadis Pendidikan …