Dua Warga Saparua Berdasarkan Rapid Test Positif Covid-19

AMBON,N25NEWS.com – Pasangan suami istri warga Saparua Kabupaten Maluku Tengah setelah tadi (05/04)  di lakukan tes cepat atau Rapid Test dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau covid-19.

Hal ini di sampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang pada awak media di kantor Gubernur Maluku 5 April 2020.

“Sore tadi (05/04) kita dapat informasi 2 PDP kita di rumah sakit Saparua berdasarkan tes cepat Rapid Test menunjukan terinfeksi virus corona atau covid-19 sehingga pasiennya sekarang sudah masuk rumah sakit,”jelas Kasrul Selang.

Dua pasien pasangan suami istri tersebut saat ini telah di isolasi di rumah sakit Saparua dan riwayat perjalanan keduanya dari Raha Sulawesi Tenggara tiba di Ambon sekitar tanggal 18 atau 19 Maret dan mereka merasa sesak napas.

“Untuk inforamasi mendetailnya nanti besok (06/04) pasiennya tiba di Ambon baru kami informasinya yang lebih lengkap,”tambah Kasrul Selang.

Jadi tadi sore (05/04) kata Kasrul Selang tim  kesehatan sudah menuju ke Saparua untuk evakuasi 2  pasien PDP tersebut nanti juga  bersama dengan 4 atau 5 orang yang ada di dalam rumah yang telah di isolasi di rumah sakit Saparua kalau memang kondisinya setelah di lakukan Rapid Test dan mereka positif,maka kita akan membawa mereka ke Ambon juga.

Baca juga :   New Normal Bakal Dilaksanakan Di Maluku

“Tadi saya sudah informasikan kepada petugas atau tim kesehatan yang ke  Saparua, tergantung dokter kalau kondisinya lebih buruk ya harus di evakuasi ke Ambon,”jelas Kasrul Selang.

Jadi kata Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku ini,tidak hanya pasangan suami istri yang melakukan perjalanan dari Sulawesi Tenggara tapi ada beberapa orang di dalam rumah.sehingga semuanya itusudah di isolasi.

“Untuk itu kami di Gugus Tugas  menghimbau kepada basudara semua yang ada di Maluku dan dimana saja,tidak terlalu menilai negatif terhadap ODP maupun PDP,karena Kita sudah tahu sama-sama  bahwa virus ini tidak menular lewat udara kecuali ada orang bersin,sehingga kita harus mengatir  jarak kita,”ujarnya.

Untuk itu kata Kasrul berilah kesempatan, jangan sampai mengstigma yang berlebihan kepada pasien, keluarganya bahkan lingkungannya.

“Yang paling penting sekarang ini, mari kita menjaga lingkungan kita kalau ada orang yang melakukan perjalanan dari daerah-daerah terpapar Covid-19 segera lapor ke RT atau aparat pemerintah terdekat Kemudian ikuti anjuran-ajuran Pemerintah,”tambahnya.

Diapun berharap masyarakat  tidak perlu panik berlebihan tetapi tetap waspada dan ikut aturan yang sudah di sampaikan oleh Pemerintah.

.Reporter : Muhammad Nurlette

Editor : Redaksi

 

Check Also

Di Hari Lebaran Para Medis Covid-19 Mendapat Kunjungan Dari Gubernur Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Usai Melaksanakan shalat led di kediamannya,Gubernur Maluku,Murad Ismail didampingi istrinya Widya Murad Pratiwi,serta Ketua Harian …