Ely Kembali Bawa SUPM Waiheru Raih Penghargaan Terbaik

AMBON,N25NEWS.COM  – Setelahnya mendapat peringkat kedua nasional dalam kategori Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/WBBM), Kepala SUPM Negeri Waiheru Achmad Jais Ely,S.T.,M.Si. Kembali lembaga yang dipimpinnya mendapat penghargaan terbaik dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Maluku di Hari Bhakti Perbendaharaan 2019.

Prestasi yang dicapai Achmad Jais Ely bersama staf dan dewan gurunya sempat juga membawa SUPM Negeri Waiheru Ambon ditahun 2019 mendapat pridikat akreditasi “A” Ples dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Maluku.

Bukan hanya itu berbagai prestasi lainnya yang dicapai SUPM Negeri Waiheru dibawa kepimpinan Achmad Jais Ely juga mendapat perhatian dan pioner para pejabat Kementrian Kelautan dan Perikanam (KKP) untuk menjadikan SUPM sebagai Badan Layanan Umum (LBU).

Meskipun masih dalam proses pentahapan namun jika hal tersebut sudah mendapat dukungan penuh sebagai lembaga pendidikan yang bisa mengelola keungan sendiri atau BLU , akan menjadi catatan sejara Indonesia sebagai sekolah pertama yang dipercayakan jdi BLU, sehingga hal ini menjadi catatan prestasi sebagai putra daerah yang dipercayakan KKP mengelola SUPM Negeri Waiheru Ambon.

Terkait dengan penghargaan dari KKPN Maluku Ely yang ditemui diruang kerjanya, Jumat kemarin mengakui, kalau lembaga pendidikan yang dipimpinnya sebagai satker terbaik dalam pelaporan keuangan 2018.

“Kemarin(Jumat-red) dari Amal Bhakti Perbendaharaan tahun 2019 dalam kesempatan itu KKPN memberikan award atau penghargaan, satker-satker yang melaksanakan pentahapan melalui perancanaan sampai pada tingkat penatapan anggaran 2018 kemarin dan saya sempat kaget nama SUPM dipanggil sebagai satker terbaik dalam pengelola anggaran 2019 seMaluku,”ungkapnya.

Dikatakan, penghargaan atau prestasi yang dicapai SUPM Waiheru Ambon, itu sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan komitmen dari pimpinan pusat serta berbagai standar ketentuan dari keuangan dan KKPN Maluku dengan didasari dengan rasa kerbersamaan untuk saling melihat dan membangun pendidikan.

“Itu dilahir dan bisa tercapai jika ada, Komunikasi, Kerjasama dan Koordinasi dengan istilah 3T, itu rumus saya yang selalu dipakai untuk bekerja, bagaimana peringkat pertama dalam penyelengara keuangan negara guna mempertanggungjawaban penggunaan anggaran maupun penggunaan anggaran yanh ada di SUPM Waiheru Ambon dalam pagu besar kurang lebih Rp 19 miliar tidak didukung dengan 3T,”ungkapnya.

Ely mencontohkan, jika dalam pencairan anggaran oleh bendahara, itu masuk dalam satu proses perencanaan lebih dulu yang nantinya akan dibuktikan dengan barang atau kegiatan yang dilaksanakan, bahkan penggunaan anggaran tersebut sesering harus di upadte dalam bentuk laporangan keuangan.

Oleh sebab itu, pencapaian penghargaa perstasi yang dicapai dari KKPN Maluku, itu sudah melalui proses penilaian yang mengcakup 12 item diantaranya, perencanaan dianggap baik lantaran tidak ada revisi secara berulang-ulang, pertanggungjawaban keuangan tepat waktu, komitmen pimpinan dan tidak ada pagu mines sampai akhir tahun.

“Ada uang Rp 100 ribu anggaranya digunakan untuk beli satu karton Agua, tapi kami tidak habiskan uang itu, tapi kami beli dengan harga Rp 75 ribu dan sisanya kami kembalikan sisanya ke negara, nah itu kinerjanya, itu salah jika dikasi anggaran tapi yang dibeli Rp 120 ribu, itu yang salah,” contohnya.
Untuk reward yang dicapai SUPM Negeri Waiheru Ambon, itu diberikan KKPN Maluku kepada Satker dibawa wilayah kerja KKPN Ambon, di aula KKPN oleh Plh Dirjen perbendaharaan yang sebelummya ditahun kemarin meraih peringkat IV.

Dengan demikian apa yang telah dicapai SUPM Ambon kata Ely, akan tetap mempertahankan prestasi yang telah dicapainya dengan tetap mengacu pada 3T sehingga dalam pengelolaan uang negara tetap tepat waktu dan saran sehingga apa yang diharapkan akan tercapai menuju SUPM yang bersih dari Nepotisme dan Korupsi.

Penulis    : Gali M

Editor      : Redaksi

About admin

Check Also

Mendikbud ,Pempus Pastikan Bantu Perbaiki Dan Bangun Sekolah Pasca Gempa Di Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) , Muhadjir Effendy,pagi tadi meninjau sekolah-sekolah yang rusak di desa …

×

N25NEWS.com