Breaking News

Ely Toisuta Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.CPM-Kendati belum ditetapkan secara internal Partai Golkar, namun nama Ely Toista S.Sos disebut-sebuat sebagai calon kuat menduduki kursi Ketua DPRD Kota Ambon priode 2019-2024.

Dengan dinobatkan Partai Golkar sebagai pemenang dalam pemilihan legislatif 2019 dan menempati kursi DPRD Kota Ambon, berhasil melengserkan PDI Perjuangan sebagai partai penguasa empat periodesasi pemilu sebagai Ketua DPRD Kota Ambon sehingga legowo menempati kursi wakil ketua bersama dengan Partai Garindra sebagai posisi ketiga dengan akumulasi suara partai sebesar 13.850.

Sementara Partai Golkar sebagai pemenang menempati posisi pertama dengan akumulasi partai sebanyak 22.403 suara dan posisi kedua PDI Perjuangan dengan akumulasi suara partai 19.544 pada Pileg 2019.

Dari beberpa keterangan yang dihimpun media ini, memang bukan perjuangan yang mudah untuk mengalahkan partai berlambang moncong putih dalam setiap perhelatan Pileg di Kota Ambon.

Akan tetapi dalam perhelatan pileg 2019 kemarin, barisan DPD II Golkar Kota Ambon yang diketuai Richard Louhenapessy yang juga Walikota Ambon berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia berpolitik dengan mewakillam empat politisi terbaiknya menembus baileo rakyat Belakang Soya dan siap menduduki kursi ketua DPRD Kota Ambon periode 2019-2024.

Dari empat nama yang lolos dalam pileg 2019 tiga diantara merupakan incamben dan satu pendatang baru yakni, Ely Toisutta dapil Nusaniwe. Etha Siahaya dapil Sirimau II, Zeth Formes dari Dapil Teluk Ambon dan Baguala dan Frederika Latupapua apil Sirimau I.
Meskipun masih menjadi rahasia publik, namun nama ely Toisuta disebut sebagai calon kuat sebagai Ketua DPRD Kota Ambon.

Toisutta saat diwawancarai via selulernya belum lama ini, terkait dengan postingan di Faceboook menuturkan, bahwa sejauh ini secara internal DPPD II partai Golkar belum mengusulkan nama-nama siapa calon Ketua DPRD Kota Ambon.

Hal itu baru bisa dilakukan setelah ada penetapan resmi dari MK, baru nantinya KPU menyampaikan putusan resmi.

Menurutnya pengusulan nama pimpinan Ketua DPRD nantinya akan berbaringan dengan porses pelantikan anggota DPRD priode 2019-2024, setelah pihak KPU pusat menyelesaikan semua proses pentahapan di MK, selanjutnya baru KPU menetapkan siapa partai pemenangnya siapa.

“Nah, kalau sudah ada itu partai pemenangnya siapa, misalnya Kota Ambon Golkar, PDIP atau Garindra dari situ baru partai bisa mengusulkan nama calon Ketua, maupun wakil ketuanya,”jelasnya.

Khusus untuk anggota DPRD kata Toisuta, itu sudah otomatis langsung klir untuk dilantik, beda dengan posisi Ketua maupun Wakil DPRD harus melalui proses keputusan dari KPU terlebih dulu, siapa partai pemenang pemilu.
Khusus internal Golkar lanjut Toisuta, nantinya akan melalui proses pembahasan rapat pleno pengurus harian lengkap untuk mengusulkan tiga nama calon, selanjutnya akan digiring ke DPP Partai Golkar untuk nantinya akan diputuskan dan dikeluarkannya SK dari DPP sesuai kriteria penilaian.
Selanjutanya dari SK DPP akan kembali ke DPD II Partai Golkar, setelah itu disampaikan ke DPRD Kota Ambon untuk selanjutnya disampaikan ke Gubernur untuk dikeluarkan SK Gubernur.

“Bisa saja pelantikan seluruh anggota DPRD pada tanggal 11 September, belum ada pimpinan, jadi nanti semua anggota dolo, baru dari situ barundiambil langkah mengambil pimpinan sementara, sambil menungu nama pimpinan devinitif muncul, baru dilantik ulang khusus pimpinan saja,”jelasnya.

“Jadi namanya politik itu biasa, jadi sempat buat orang bertanya-tanya dengan postingan ibu di akun Facebook ibu,”ujarnya.

Senada dengan hal tersebut kata wakil Ketua bidang pemenang pemilu DPD I Partai Golkar Nurdin Tuarita mengatakan, meskipun masih menunggu hasil gugatan dari MK, namun secara umum dari hasil akumalasi suara partai, Golkar Kota Ambon memiliki akumulasi suara terbanyak.

“Kita masih menunggu hasil dari MK, jadi kita belum tahu persis dari 7 dapi di Maluku itu mana yang akan diterima gugatan-guatan itu, bisa saja terjadi pergeseran-pergeseran, jadi belum bisa kami tetap dari 4 nama tersebut,”ujarnya.

Tapi pada prisipnya mereka sebagai caleg pemenang di Kota Ambon nantinya akan ditetapkan sebagai calon Ketua DPRD untuk priode berikutnya.
Disinggung figur Ely Toisuta sebagai figur kuat Ketua DPRD kata Tuarita, dirinya belum bisa memberikan penjelasan, bahwa dirinya belum bisa memberikan penafsiran siapa yang kuat dan siapa yang lemah, tetapi menjadi kewengan DPP berdasarkan kriteria penilaian.

Dalam proses lanjut Tuarita, DPP akan lebih transfaran dan tidak lagi-lagi main by pas seperti priode-priode tahun sebelumnya.

“Tapi yang pada intinya, siapun yang nantinya terpilih sebagai ketua DPRD dapat membawa Kota Ambon kearah yang lebih baik, demi meningkatkan kesejahteraan warga dan pembangunan, sehingga secara langsung dapat membawa image positif pada partai Golkar.

About admin

Check Also

DPRD SBB Gelar Pembukaan Paripurna III, Masa Persidangan I & II Tahun 2019

PIRU,N25NEWS.COM – Pemerintah Daerah (Pemda)Seram Bagian Barat, diharapkan dapat menidaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh DPRD …