Event Festival Pesona Bupolo Ke-4 Dimeriahkan Dengan Berbagai Lomba Rakyat

NAMLEA,N25NEWS.com- Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kabupaten Buru, Dinas Pariwisata Kabupaten Buru menggelar beberapa lomba yakni lomba Dayung Parahu Semang, Lomba Lari Tampurung, Lomba Belah Kelapa & Sisi Kelapa, serta Lomba Lari Kaki Setang. Lomba ini di buka oleh Skretaris Daerah Kabupaten Buru Drs. Ahmad Assagaf di Pantai Jikumerasa, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Minggu (13/10/2019).

Dalam sambutan Bupati Kabupaten Buru yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Drs. Ahmad Assagaf mengajak semua masyarakat Kabupaten Buru untuk bersyukur dengan adanya perayaan HUT Kabupaten Ke 20 dan pembukaan Lomba rakyat sebagai Event Festival Pesona Bupolo ke-4 dan juga mendoakan saudara-saudari yang tertimpa musibah di Ambon dan Maluku Tengah (Malteng).

“Terkait dengan itu, saya menyambut biak diselenggarakannya kegiatan ini sebagai upaya untuk memperkenalkan berbagai pesona pariwisata buru dengan keunikan dan keragaman tradisi serta budaya masyarakat yang menjadi kearifan dan identitas masyarakat buru,” Jelasnya.

Dia mengakui, Pemerintah Kabupaten Buru Melalui Dinas Pariwisata telah membentuk komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Bupolo yang telah di kukuhkan langsung oleh ketua Genpi Provinsi Maluku.

“GenPi merupakan patner Kementrian Pariwisata dalam mempromosikan destinasi parawisata sejak tahun 2016. Pembentukan GenPi Bupolo ini sebagai bentuk komitmen kuat pemerintah Kabupaten Buru untuk membangun dan mengembangkan berbagai potensi pariwisata Kabupaten Buru yang pada waktunya nanti akan memberikan kontribusi bersar terhadap peningkatan kesejatraan Masyarakat Kabupaten Buru,” ucapnya.

Lanjut Dia, sebagaimana diketahui bahwa sektor pariwisata memberikan kontribusi yang sangat besar untuk penghasilan devisa negara, maka pemerintah menempatkan sektor pariwisata menjadi 1 dari 5 prioritas pembangunan nasional.

“Oleh karen itu, pembangunan kepariwisataan daerah merupakan bagian yang terintegrasi dengan pembangunan nasional yang bertujuan untuk menjaga kebebasan, kandirian, keutuhan bangsa dan wilayah serta untuk memupuk rasa cinta tanah air,” Pintahnya.

Ia menambahkan, tujuan pengembangan Kepariwisataan untuk memegang teguh nilai yang terkandung dalam prinsip penyelengaraan kepariwisataan sebagai penerapan nilai berbasis budaya, pariwisata berbasis masyarakat dan pariwisata berbasis lingkungan.

“Pengembangan Pariwisata Buru membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak termaksud masyarakat Kabupaten Buru secara keseluruhan dan khususnya bagi komunitas GenPi, saya yakin sungguh bahwa bersama kalian pariwisata buru akan maju dan berkembang namun sebagai komunitas milenial yang sangat akrab dengan media sosial maka perlu saya ingatkan agar saudara-saudara harus dewasa dan bijak memanfaatkannya,” tandasnya.

Dia berharap, Semua berjalan lancar dan sportif serta tidak menimbulkan keributan di antara satu dengan yang lain.

About admin

Check Also

Bessy: Yang Mengakui Raja Petuanan Lilialy Akan Dipidanakan

NAMLEA,N25NEWS.com – Persekutuan petuanan Raja Lilialy melakukan sosialisasi putusan Perkara Mahkamah Agung Repoblik Indonesia (PK/MA.RI). …

×

N25NEWS.com