Breaking News

Fasilitas Kesehatan Wajib Melayani Peserta BPJS

SAUMLAKI,N25NEWS.COM-Rumah Sakit (RS) yang belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,wajib melayani peserta BPJS dalam keadaan darurat,walaupun fasilitas kesehatan terdekat belum bekerjasama dengan BPJS,tetapi wajib melayani peserta untuk menghilangkan kondisi darurat pasien,ketika kondisi darurat hilang maka pasien dirujuk ke RS yang bekerjasama denganBPJS.

Ha tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Firmansyah kepada awak media di Kantor BPJS Kesehatan Saumlaki,minggu (17/02/2019).

Lebih lanjut Firmansyah mengatakan,”Pengalaman terjadi di desa Olilit ada Rumah Sakit Fatima yang mana kebetulan masyarakat disekitar olilit sakit dan dikatagorikan dalam keadaan darurat maka RS  tersebut,setelah kondisi pasien stabil maka pasien tersebut dirujuk ke RS.dr PP Magretty,”katanya.

Biaya yang timbul akibat pelayanan gawat darurat,dapat ditagih ke BPJS Kesehatan yang mana pada intinya pasien yang menjadi peserta BPJS Kesehatan tidak dipungut biaya tambahan oleh fasilitas kesehtan,yang sebagaimana diketahui bahwa bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan BPJS Kesehatan adalah menganggarkan iuran kepada 27 ribu jiwa yang akan direalisai pada tahun 2019.

Adapun jumlah peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sesuai data keikutsertaan peserta BPJS Kesehatan per tanggal 1/02/2019 adalah 12 ribu jiwa dari total 124 ribu jiwa penduduk,artinya sudah hampir 91 persen penduduk terdaftar menjadi peserta.Ditargetkan akhir 2019 seluruh masyarakat Kepulauan Tanimbar sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Baca juga :   Ketua PKK Kabupaten KT,Mengapresiasi GEMA Tanimbar

Perlu diketahui juga bahwa kepersetaan BPJS di Provinsi Maluku secara keseluruhan menempatkan Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada urutan ke 4,sedangkan diurutan ke 1 adalah Kabupaten Maluku Barat Daya diikuti Kota Tual dan Kabupaten Kepualauan Aru.

“Sebagaimana diamanatkan oleh Bupati untuk mendaftarkan seluruh masyarakat menjadi peserta JKN KIS,yang mana program ii dari pusat yang aka diselenggarakan disemua daerah,kebetulan program ini berhubungan dengan visi dan misi Bupati dan Wakilnya untuk mewujudkan jaminan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,”jelas Firmansyah.

BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sangat berharap pemerintah daerah dapat menyediakan fasilitas kesehatan yang memadahi bagi peserta BPJS Kesehatan dalam artian tenaga dokter dan sarana prasarana yang tentunya sangat dibutuhkan bantuan Pemda agar dapat memberikan pelayanan sesuai standar.

“Untuk itu kita sama-sama berkomitmen untuk mengejar pencapaian peserta agar menjadikan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Universal Health Coverage yang artinya menjadikan cakupan kesehatan semesta untuk kepersertaan dalam program JKSN tahun 2019,”tandas Firmansyah.

Editor : Redaksi

Sumber : Diskominfo-Kepulauan Tanimbar

About admin

Check Also

Diakronis Penegakan Hukum Tindak  Pidana Pemilu KPUD KKT

SAUMLAKI,N25NEWS.COM – Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan wadah yang di harapkan dapat mencerminkan pelaksanaan hak-hak politik …