Home / Ekonomi / Fenomena Sopi di Masyarakat

Fenomena Sopi di Masyarakat

AMBON,25NEWS.COM-Hampir semua masyarakat di Provinsi Maluku memproduksi minuman Sopi,disamping profesi masyarakat yang ada sebagai PNS,Wiraswasta,Pengusaha Nelayan dan petani.Sopi merupakan minuman tradisional khas Maluku yang juga mengandung alkohol kurang lebih diatas 30%.Sopi yang berasal dari bahasa Belanda yaitu Zoopje yang berarti alkohol.

Daerah-daerah di Maluku hampir semua menjadi sentra produksi Sopi yang walaupun minuman ini masih dikatakan ilegal tetapi hampir sebagian masyarakat gemar mengkomsumsi minuman tradisional tersebut.Bukan saja pulau Ambon yang menjadi sentra produksi Sopi, tetapi eksodus Sopi juga kebanyakan masuk dari daerah lain di Maluku seperti dari Pulau Seram,MTB dan MBD.

Sopi merupakan minuman tradisional yang merupakan citra yang terwujud dalam semangat persaudaraan yang mana telah berakar dalam kehidupan masyarakat Maluku.Sopi bukan saja dikonsumsi oleh para kaula muda untuk mabuk-mabukan tetapi sebenarnya Sopi merupakan minuman yang sangat berarti dalam melaksanakan upacara adat atau pesta adat yang mana Sopi menjadi harga mati.

Sebenarnya ada rencana dari Pemerintah Daerah (Pemda) maupun dari DPRD untuk Sopi di Perdakan dengan demikian Pemda dapat mengontrol produksinya,tetapi dalam kenyataannya ternyata Sopi dikatagorikan sebagai minuman keras dengan golongannya adalah C yang masuk minuman keras (miras) maka sudah barang tentu produksinya dibatasi dan akan disita apabila peredarannya masif.

Aparat Kepolisian telah melakukan berbagai penyitaan terhadap Sopi,akan tetapi hal tersebut tidak menjadi kendala yang berarti bagi masyarakat yang menggemari Sopi tersebut,bahkan masyarakat memesannya bukan secara sembunyi-sembunyi tetapi secara nyata-nyata maka demikian permintaan yang begitu masif  maka secara otomatis produksinyapun tak pernah berhenti.

Sebenarnya Sopi bukan saja satu-satunya minuman di Maluku yang mengandung alkohol tetapi ada juga minuman tradisional lainnya yang juga  mengandung alkohol seperti, Sageru dan Anggur Masa,tetapi kebanyakan masyarakat lebih mengidolakan Sopi.Pembuatan Sopi lebih mudah bahan bakunyapun dari pohon aren dan pohon kelapa banyak tumbuh di hutan,sehingga pembuatannya tidak susah.

Cara pembuatan Sopi baik Sopi dari pohon aren(sopi koli) maupun Sopi dari pohon kelapa (sopi mayang) caranya sangat sederhana,air sadapan dari pohon aren atau pohon kelapa yang disebut Sageru dibubuhkan bubuk akar husor yang telah tumbuk (sopi koli) sedangkan untuk sopi mayang cikal bakal buah kelapa yang seperti serabut diikat kemudian dimasukan pada gen atau bambu sampai penuh.

Proses  pembuatan Sopi yaitu air Sageru dimasukan dalam sebuah drum yang telah dimodifikasi sehingga tidak ada udara yang keluar,lalu dimasak pada sebuah tungkuh yang bahan perapiannya dari kayu pohon kering yang banyak terdapat di hutan.Kemudian uap hasil pemasakan tersebut berubah menjadi zat cair yang dialirkan melalui batang bambu yang ditampung dalam botol atau gen itulah Sopi.

Adapun cita rasa dan kualitas Sopi berbeda-beda ada Sopi kelas 1 (arak) samapi pada sopi biasa,adapun juga Sopi merah yang juga cukup digemari oleh sebagaian masyarakat.Di Maluku banyak sekali istilah yang berasal dari daerah-daerah produksinya seperti Sogun (sopi gunung),Soli (sopi Lingat),Sowa (sopi Waii),Soram (sopi Seram),Sowal (sopi Walerang) dan masih banyak lagi istilah mengeni Sopi ini.

Oleh : Aris Wuarbanaran

 

 

 

 

About admin

Check Also

Disub Maluku Surati Kementerian Perhub,Minta Berih Sangsi Maskapai Terkait Harga Tiket Melebihi Batas Atas

AMBON,N25NEWS.COM-Banyak warga masyarakat yang mengeluh mahalnya harga tiket pesawat menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun …