Breaking News

Fesal Musaad Berhasil Perjuangkan Tambahan Kuota Haji Maluku

AMBON-,N25NEWS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Fesal Musaad S.Pd, M.Pd akhirnya berhasil kembali memperjuangkan penambahan kuota haji Maluku sebanyak 182 jemaah.

Dengan penambahan, kini kuota haji Maluku yang akan berangkat ditahun 2019 sebanyak 1.272 dari sebelumnya 1.090 jemaah.

Penambahan berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) RI Nomor 176 tahun 2019 tentang penetapan kuota haji tambahan tahun 1440 H/2019, setelah adanya tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10.000 dari Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sesuai dengan nota diplomatik Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia di Jakarta Nomor 211-2051 tertanggal 4 April 2019.
Selain Maluku juga terdapat 31 provinsi lainnya di Indonesia yang juga mendapat bagian tambahan kuota, setelah melalui rapat pembahasan antara Ditjen PHU Kemenag RI dengan komisi VIII DPRI belum lama ini.

Kakanwil Kemenag Maluku yang dihubungi via selulernya, Jumat(26/4) malam mengakui adanya penambahan kuota haji Maluku sebanyak 182 jemaah.
Dari tambahan kuota haji tersebut kata Musaad, sesuai lampiran KMA Nomor Nomor 176 tahun 2019, bahwa kuota haji tambahan sebagaimana dimaksud akan ditetapkan untuk kuota haji reguler terdiri atas jemaah haji berdasarkan nomor urut sebanyak 91 orang dan jemaah haji lanjut usia dan pendamping sebanyak 91 orang.

Dengan ketentuan jemah haji lansia dengan usia paling rendah 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019 yang telah memiliki nomor porsi serta terdaftar sebagai Jemaah Haji reguler sebelum tanggal 1 Januari 2017.

Sementara batasan pendamping yang telah memiliki nomor porsi serta terdaftar sebagai Jemaah Haji sebelum tanggal 1 Januari 2017.

Baca juga :   Masa Kepemimpinan Wakun Rahankoly Agama Yabun Masuk Di Negeri Walerang

“Nanti jika kuota Jemaah haji lanjut usia dan pendamping tidak terpenuhi, sisa kuotanya dialokasikan untuk Jemaah haji berdasarkan nomor urut porsi berikutnya,”jelasnya.

Untuk itu selaku Kakanwil Kemenag dirinya merasa bersyukur, Maluku kembali mendampat tambahan kuota haji, lantaran selama dua tahun berturut-berturut Maluku mendapat kebagian tambahan kuota haji.

“Kita patut bersyukur, kenaikan dratis dari tadinya 569 menjadi 1090 kemudian tahun ini kita kembali mendapar 182 orang, karena penambahan kuota ini diperuntukan bagi jemaah lansia dan pendamping serta nomor porsi,”ucapnya.

Menurutnya, dengan tambahan kuota secara otomatis daftar tunggu akan menjadi turun dari awalnya 11 tahun kini bisa saja turun menjadi 8-9 tahun.
Ia berharap dengan penambahan kuota haji, masyarakat Maluku karena mendapat perhatian penuh dari Kemenag RI.

Selain itu Musaad juga berharap berharap agar pelunasan BPIH yang masih 85 persen ditahap pertama, sehingga dengan adanya penambahan yang kini berjumlah 1.272 jemaah bisa segera melakukan pelunasan di Bank-Bank penerima setoran haji.

Disinggung soal apakah penambahan ada hubungannya dengan rencana Maluku akan dijadikan sebagai embarkasi antara kata Musaad, kalau penambahan tidak ada hubungannya dengan hal tersebut, dengan alasan Provinsi Gorontalo dengan jumlah kuota 700 lebih saja sudah bisa jadi embarkasi antara.

“Untuk Maluku, saya kira sudah cukup jumlah kuotanya, sebab jika kita gunakan rumus 1 : 1000, saya kira sudah melebihi jumlah penduduk.muslim di Maluku,”ungkapnya.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Kemenag Maluku Gelar Bimtek Simponi

AMBON,N25NEWS.com –  Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku melalui Bidang Bimais Islam melaksanakan Bimtek …