Home / Parlementer / Frans : Kinerja Disdukcapil Kota Ambon Harus di Evaluasi
dikatakan Ketua Komisi A DPRD Provinsi Maluku yang berasal dari Fraksi Demokrat Melkias Frans

Frans : Kinerja Disdukcapil Kota Ambon Harus di Evaluasi

AMBON,N25NEWS.COM-Kinerja dari pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon selama ini, harus di evaluasi,sebab dalam pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) oleh masyarakat, terkendala akibat lambatnya pekerjaan dan dengan alasan yang macam-macam dari pada petugas Disdukcapil tersebut.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi A DPRD Provinsi Maluku yang berasal dari Fraksi Demokrat Melkias Frans,kepada awak media saat ditemui di Kantor Gubernue Maluku,rabu (5/12/2018).

Lebih lanjut Frans mengatakan bahwa,”Saya terima laporan dari masyarakat di banyak daerah-daerah terutama Kota Ambon,bahwa petugas Disdukcapil dalam melaksanakan tugasnya sangat lambat,berbelit-belit dan dengan alasan yang macam-macam,padahal seharusnya petugasnya harus kerja ekstra biar perlu lembur karena ini menyangkut penantian masyarakat banyak,”kata Frans.

Selin kekecewaan masyarakat terhadap lambatnya pekerjaan dari petugas Disdukcapil,ada juga satu hal yang miris terjadi yaitu cara pelayanan pegawai Disdukcapil terhadap masyarakat terkesan sombong,acuh tak acuh dan arogan,sehingga rasa kenyamanan masyarakat itu bagai sesuatu barang yang langkah.

“Petugas di Disdukcapil andalan mereka untuk beralasan seperti  ada gangguan computer,operatornya tidak ada,ini merupakn alasan klasik yang menjadi senjata andalan mereka untuk mengklabui masyarakat,baik untuk masyarakat yang mengerti aturan mainnya dengan memberi vitamin (suap) maka proses pengurusannya lancar dan semua beres,”jelasnya.

Proses pengurusan di Disdukcapil  yang lambat ini,maka sudah barang tentu ada masyarakat relah duduk seharian saja hanya menunggu KTP cetak,sementara foto juga belum di dapat lalu dibilang satu jam akan dapat KTPnya,padahal ini merupakan tek line yang hanya membodohi rakyat,membuat rakyat bersemangat pergi mengurus KTP ternyata berhari-hari,baru mendapatkan KTP atau surat yang lain.

“Saya heran dengan kinerja dari petugas Disdukcapil ini,bayangkan saja sudah berapa ongkos yang dikeluarkan untuk pengurusan ini belum lagi onkos  pulang-pergi (PP),jadi  beberapa banyak rupiah yang dikorbankan masyarakat dan kehilangan waktu kerja hanya untuk menunggu,sungguh kenyataan yang merupakan suatu ironi,”tandas Melky Frans.

Penulis : Aris Wuarbanaran

 

About admin

Check Also

Harga Tiket Melangit, DPRD Bakal Panggil Maskapai

AMBON,N25NEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon bakal memanggil semua maskapai penerbangan yang …