Breaking News

Gaji Tak Dibayar Puluhan Guru Kontrak SD Ngadu Ke DPRD

AMBON,N25NEWS.COM –  AkibatAgaji tidak dibayar Pemerintah Kota Ambon lewat Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikor)puluhan guru kontrak SD mengadu ke DPRD Kota Ambon.

Kendati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menyampaikan alasan tanggungjawab provinsi telah berakhir pada Desember 2018 tahun kemarin.
Namun keluhan mereka telah disampaikan ke DPRD dalam hal ini anggota DPRD kota Ambon, Arie Sahertian belum lama ini.

Sahertian saat dihubungi via selulernya saat berada di Bandung, Senin 11/3 menuturkan,kalau saat ini terdapat puluhan guru yang mengeluh belum menerima gaji mereka, terhitung sejak bulan Januari hingga Maret.

Bahkan saat mereka pertanyakan di BKD Pemkot Ambon ternyata jawabannya tidak ada anggaran untuk mengakomodir pembayaran gaji puluhan guru kontrak.

Menurut Sahertian yang juga asal partai PKB, bahwa apapun yang terjadi Pemkot Ambon harus tetap membayar gaji mereka lantaran, kewajiban telah dilaksanakan dengan sungguh-sungguh bekerja dan mendidik anak-anak bangsa di kota Ambon dan sebagaimana pekerja lainnya para guru tersebut harus diberi imbalan jasanya.

Sahertian menambahkan meskipun lebelisasi para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa akan tetapi bukan serta merta kepada mereka tidak diberikan apa-apa atas pengorbanan mereka selama ini.

Bahkan menurut Sahertian meskipun APBDnya sudah tidak ada akan tetapi sebagai pimpinan mesti ada kebijakan untuk menolong para guru yang telah meluangkan waktu dan tenaga bahkan materi untuk mencerdaskan anak bangsa ini.

Sementara , Kadis Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku yang dihubungi media ini via ponsel tak bisa terhubungi karena ponselnya di luar jangkauan, sedangkan salah satu pejabat di dinas tersebut yang dihubungi via sambungan seluler mengatakan dirinya tak bisa memberikan keterangan karena itu adalah kewenangan kepala dinas sehingga dirinya takut memberikan keterangan jangan sampai berbeda  dengan jawaban Kadis sehingga Ia mempersilahkan wartawan untuk langsung bertemu dengan Kadis Pendidikan Provinsi.

Sama halnya dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, Kadis Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatahohy juga tak dapat dikonfirmasi via ponsel karena meskipun telah berulangkali dikontak tapi tak ada respon sama sekali.

Sementara itu data yang dihimpun media ini menyebutkan lebih dari 100 guru SD dan SMP di kota Ambon yang swmula mendapat gaji swbagai guru kontrak dari dinas pendidikan provinsi saat ini naaibnya tak jelas di Kota Ambon, padahal urusan penyerahan dari provinsi ke kabupaten kota telah dilaukan dalam sebuah rapat bersama antara Dinas Pendidikan Provinsi dan 11 Kabupaten kota belum lama ini di Ambon.

Reporter : Gali M

Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Tidak Hargai DPRD, Walikota Diminta Copot Kadis Pendidikan

AMBON,N25NEWS.COM – Lagi-lagi sikap tidak menghargai terhadap lembaga DPRD kembali ditunjukan Kepala Dinas Pendidikan Kota …