GAMKI Tidak Terlibat Dalam Aksi Demo GMKI – HMI

AMBON,N25NEWS.com -KETUA Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Maluku, Heppy Leunard Lelapary menegaskan, DPD GAMKI Maluku secara organisasi tidak terlibat dengan demonstrasi yang dilakukan oleh GMKI dan HMI baik menyiapkan skenario demo sampai dengan pelaksanaan turun lapangan.

“Kalau ada yang bilang aksi demo yang dilakukan GMKI dan HMI sampai pada menyusun skenario, GAMKI terlibat, itu tidak benar. Itu fitnah. Pernyataan itu adalah upaya kriminalisasi organisasi,” tegas Heppy kepada media ini menanggapi pemberitaan salah satu media harian lokal dan online, baru-baru ini.

Akademisi Unpatti ini menjelaskan, informasi whatsapp hasil screenshot yang beredar hingga berujung postingan di media sosial (facebook_red) sengaja dipakai dan diplintir dari fakta kebenarannya. Padahal jika dilihat dan dibedah secara utuh percakapan group internal DPD GAMKI Maluku, pernyataan itu bagian rangkaian materi diskusi dalam rangka mempersiapkan kegiatan webinar berikutnya dengan melibatkan gubernur, tokoh agama, lembaga pendidikan serta kepala daerah di 11 kabupaten dan kota dengan tema “Arika Pulihkan Negeri”.

“Dinamika diskusi pemuda adalah seperti itu. Ada pikiran mendukung maupun menolak dengan masing-masing perspektif pikir bahwa siapa yang harus menjadi narasumber. Ini dinamika diskusi kepemudaan, berbeda dalam berpendapat. Tidak ada maksud GAMKI untuk berpikir fanatik atau berpihak kepada gubernur maupun wakil gubernur,” bebernya.

Baca juga :   GerakET Salurkan Bantuan Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19 Di Beberapa Titik Di Kota Ambon

Sangatlah disayangkan, kata Heppy, tanpa mengetahui substansi pembicaraan hasil screenshot telah tersebar luas. Bahkan dari pemberitaan itu telah terbentuk opini di masyarakat bahwa seolah-olah GAMKI terlibat dalam aksi demo dua OKP ini. Media yang seharusnya berfungsi sebagai alat pemersatu dan sarana edukasi, malah jauh panggang dari api. Artinya media telah terdistorsi menjadi sarana adu domba.

GAMKI, lanjut Heppy, hadir dan melayani sebagai manifestasi terhadap hakikat kedirian organisasi. Kehadiran GAMKI adalah untuk menyatakan kasih Allah melalui persekutuan, kesaksian dan pelayanan di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan Negara.Olehnya

itu, dalam pergerakan GAMKI senantiasa menjaga netralitas, independensi dan integritas diri.

“Tugas GAMKI adalah menjaga pemerintahan yang aman, nyaman, damai dan dipercayai oleh masyarakat. Olehnya itu GAMKI tidak terlibat dengan situasi konflik politik saat ini. GAMKI jangan menjadi orang-orang yang suka memperuncing masalah. GAMKI itu gereja, dan gereja itu kita,” kuncinya.(**)

Check Also

Peringatan HUT RI Tahun 2020,Hanya Tiga Paskibraka Yang Akan Bertugas

AMBON,N25NEWS.com- Upacara HUT ke-75 Republik Indonesia  pada 17 Agustus 2020 mendatang akan digelar secara terbatas. …