Gawat Balai Kerjakan Program Pasimas Di Buru, Polda Dan DPRD Maluku Diminta Turun Tangan

NAMLEA,N25NEWS.com-Pengadaan program Pansimas di tiga desa Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru diduga bermasalah,karena ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menggunakan nama Balai Prasarana dan Pemukiman Provinsi Maluku untuk mengambil alih program Pansimas di tingkat desa.

Hal ini disampaikan salah satu aktivis asal Buru,yang enggan namnya di beritakan menegaskan,program untuk pemberdayaan kesejahteraan masyarakat desa diduga kuat telah diintimidasi oleh pihak Balai Prasarana dan Pemukiman provinsi Maluku,sehingga Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) pada tingkat desa tidak lagi melakukan mekanisme pelelangan sesuasi dengan juknis yang ditentukan.

“Saya melihat pelelangan yang tidak sesuai dengan juknis inilah akhirnya KKM tingkat desa tidak bisa berbuat banyak di akibatkan sudah ada kelompok yang membawa perusahan titipan Balai Prasarana dan Pemukiman Provinsi Maluku sehingga tanpa melalui tahapan dan proses sesuai prosedur kelompok ini langsung memegang program tersebu,”ungkap sumber tersebut kepada N25NEWS.com,senin (4/9).

Sedangkan dalam juknis pengadaan program Pamsimas itu,telah diatur dalam peraturan pemeritah tentang pembentukuan tim pengadaan tingkat desa,dimana menerangkan bahwa bila koordinator kabupaten atau fasilitator,personil satker PIP dalam bentuk sebagai dimaksud SKPD dan jajarannya tidak diperbolehkan menjadi anggota Tim Pengadaan ataupun campur tangan dalam pengambilan keputusan.

“Sebab pengadaan barang dan jasa yang dapat mengganggu terlaksananya program tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip dasar pengadaan.Apabila terbukti ada campur tangan pihak diluar Tim Pengadaan KKM di desa maka pengadaan barang dan jasa dapat dibatalkan,”Jelasnya.

Selain itu,sumber tersebut juga mengatakan, kalau telah terjadi indikasi mall praktek administrasi oleh ketua dan bendahara Satlak di 3 desa pada Kecamatan Airbuaya, dengan sengaja tidak membuka pelelangan tawaran suplayer dari masyarakat setempat sementara program Pansimas di Buru tahun 2020 sebanyak 15 desa dengan total anggaran Rp 1,5 Miliar.

“Olehnya,saya menduga kuat semua desa di kerjakan oleh perusahan titipan Balai dengan nilai program Pansimas untuk satu desa diketahui berkisar Rp 150 juta,”ujarnya.

Lebih lanjut menurutnya,fasilitator yang melakukan persiapan perusahaan yang mengatasnamakan Balai Prasarana dan Pemukiman Provinsi Maluku untuk menekan panitia KKM di tiga desa di Kecamatan Airbuaya yakni desa Bara, desa Selwadu dan desa Waepure.

Sebelumnya salah satu diantara mereka yakni Abd Wahab Sangaji,juga telah di ketahui melakukan pendampingan program Pansimas di sembilan desa di Kabupaten Buru Selatan tetapi kerjanya gagal total hingga sampai saat ini masyarakat pada 9 desa tersebut tidak menikmati air bersih melalui program Pansimas.

Untuk itu Dirinya meminta, DPRD Provinsi Maluku dan Polda untuk segara turun tangan dan mengevaluasi Balai Prasarana dan Pemukiman Provinsi Maluku karena tindakan Balai telah melampui hak-hak dan kewenangan masyarakat di desa dalam menginterfensi program kementrian yakni program Pansimas.

Sehingga program yang notabennya untuk kesejahteraan masyarakat di desa sangat disayangkan kalu, Balai Prasarana dan Pemukiman Provinsi Maluku terlibat langsung dengan menitipkan beberapa kelompok di Buru termasuk tiga desa di Kecamatan Airbuaya untuk mengerjakan program Pansimas.

Adapun,keterlibatan tim fasilitator yang mengatasanamkan titipan Balai Prasarana dan Pemukiman Provinsi Maluku di antaranya, Abd Wahab Sangaji,Sultana Patilopuw dan Meytha Lekransi.Demi memenuhi hasrat dan keinginan mereka.Sedangkan Tim Satlak tingkat desa pun tak menerima berkas tawaran pemohon suplayer dari masyarakat desa yang menawarkan barang dan jasa.

“Padahal kita ketahui bersama kalau program tersebut berasal dari Kementrian dan tidak bisa di interfensi oleh siapapun termasuk Balai karena program Pansimas adalah program yang diusulkan dari desa berdasarkan kebutuhan masyarakat,”tandasnya.

Penulis : Kiswan

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Golkar Buru Semakin Sengit Dalam Memperebut Rekomendasi Dukungan Ketua DPD II

NAMLEA,N25NEWS.com Bakal-  calon Ketua DPD II Golkar Buru ada lima kandidat yakni M. Rum Soplestuny, …