Gelar Operasi K2YD,Polres Malra dan Dandim 1503 Tual Sita 1 Ton 73 Liter Sopi

MALRA,N25NEWS.com-Maraknya peredaran minuman keras (miras) yang begitu masif di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra),membuat Polres Malra yang dibekap full oleh pihak Dandim 1503 Tual,menggelar Razia di beberapa titik (spot).

Hal ini dikatakan Kapolres Maluku Tenggara,AKBP Alfaris Pattiwael.S.I.K,M.H,yang didampingi Dandim 1503 Tual Letkol Inf.La Ode Moh.Sabarudin,kepada awak media pada Operasi Malam Sabtu di Tual belum lama ini.

“Kami langsung on the spot dan hasilnya cukup signifikan dimana dalam dua jam saja kami berhasil pengamankan minuman keras jenis sopi dengan jumlah yang cukup besar yaitu 1 ton dan 37 liter sopi,”ungkap Pattiwael.

Selain itu,sopi yang di razia ini jumlahnya bervariasi,yang paling ditemukan banyak itu di Kota Tual.Sedangkan sisanya dalam jumlah kecil seperti dalam bentuk enceran,botol-botol kecil dan kemasan plastik,namun rata-rata jumlah ini ditemukan kebanyakan di daerah Langgur.

Adapun,pada hasil razia itu dengan barang bukti yakni,23 botol aqua kemasan kecil,gen 30 liter sebanyak 1 gen,aqua besar 18 botol,aqua kecil 44 botol dan ukuran kantong plastik siap edar sebanyak 47.Lokasi penemuannya di Ali Hasan Rumra,komplek Un Lodar El.

Lebih lanjut menurut Pattiwael,selain razia terhadap miras,pihaknya juga mengadakan razia terhadap senjata tajam (sajam) dan narkoba,guna menjamin wilayah Malra tetap aman,maka sudah barang tentu proses pembangunan berjalan lancar dan juga akan menghadirkan investor untuk datang menanamkan modalnya,serta membuka peluang lapangan kerja bagi para pencari kerja di Malra.

“Kegiatan-kegiatan ini akan kami lakukan terus secara rutin.Jadi bukan bukan ada permasalahan pada beberapa kelompok masyarakat yang bertikai itu saja,namun ini sudah merupakan program kepolisian yakni Bekapoliteknik yang harus kami laksanakan,”kata Pattiwael.

Adapun,kegiatan kepolisian ini dalam Perkap (peraturan Kapolri) nomor 9 tahun 2011 tentang manajemen operasional kepolisian,yang salah satunya kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan kepolisian yang ditingkatkan.

“Malam ini kami didukung Dandim 1503 Tual,selain razia terhadap beberapa tempat hiburan malam dan orang mabuk yang membuat onar atau meresakan masyarakat.Dengan demikian kami yakin dan percaya tingkat kriminal pasti menurun.,”jelas Pattiwael.

Menurutnya,untuk meminimalisir angka kriminalitas,maka sesuai dengan ilmu yang dikuasai polisi yaitu NTK hasilnya K,niat plus kesempatan hasilnya kejahatan.Olehnya polisi selalu tanggap untuk memutuskan mata rantai kesempatan ini niat semua orang mungkin ada untuk melakukan hal-hal negatif.

“Tentunya kami akan melaksanakan tugas ini secara komprehensif dan kami juga akan melibatkan instansi terkait yang memang mempunyai kewenangan.Kita tau penghasil miras ini dari Kei Besar,maka saya sudah mewanti-wantinya kepada staf kami di sana,untuk sama-sama melaksanakan kegiatan ini,sehingga betul-betul memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat,”jelasnya.

Sementara itu,terkait rumor bahwa Bupati sebelumnya telah melegalkan sopi,Pattiwael menandaskan,pihaknya pada prinsip,tetap mengacu pada aturan yang lebih tinggi.Sepanjang atauran itu baik pihaknya akan melakanakan.Namun jikalau aturan tersebut kontra produktif dengan tujuan yang lebih baik maka polisi akan melaksanakan tujuan yang lebih baik.

“Bayangkan saja kalau miras ini beredar dan pelakunya banyak melakukan tindak pidana,otomatis korbannya juga banyak,maka disitulah kami akan menjaga keseimbangan.Dan kami akan selalu siap melaksanakan tindakan-tindakan yang tujuannya untuk kemasahalatan orang banyak,”tandas Pattiwael.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Ratusan ASN Pemkot Tual Ikuti Bimbingan Mental

AMBON,N25NEWS.com-Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tual,pada jumat 28 Februari 2020,mengikuti Bimbingan …