Gerak HMI Di Tengah PSPB

AMBON,N25NEWS.com – Pandemi covid-19 yang kini kian menghantui masyarakat Indonesia dan Kota Ambon secara khusus, kembali mengharuskan HMI untuk turun jalan tidak hanya untuk berdemonstrasi semata, melainkan ditengah-tengah penerapan PSBB kali ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terlahir sebagai anak kandung bangsa kembali hadir dengan aksi yang bertajuk “Gerak HMI Ditengah PSBB”, Wujudkan Ambon Aman dari Covid-19.

Menurut Ketua Umum HMI Cabang Ambon Burhanudin Rumbouw kepada awak media bahwa HMI tak akan tinggal diam dalam perjuangannya untuk masyarakat. Sebab HMI yang merupakan organisasi tertua di Indonesia menunjukan kontribusinya untuk menjawab tantangan bangsa ditengah kondisi umat yang dilanda pandemi dengan melakukan berbagai kegiatan sosial salah satunya sosialisasi lewat pembagian tertib Protokol Kesehatan dan bagi-bagi masker gratis yang juga menjadi bagian kebutuhan masyarakat saat ini.

Ia menuturkan bahwa HMI Cabang Ambon pada hari ini (13/07) menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 1000 masker kepada masyarakat Kota Ambon dibeberapa lokasi keramaian seperti pasar Mardika cukup banyak diikuti oleh masyarakat dan masker diburuh habis, dan ini direncanakan akan terus berlanjut pada beberapa titik area pasar yang ada di Kota Ambon.

Burhanudin Rumbouw selaku Ketua Umum HMI Cabang Ambon juga menjelaskan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab keresahan masyarakat tentang pemerintah yang menghimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker dan taat protokol kesehatan, dan pembagian ini banyak antusias diikuti dan diburuh habis oleh masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon berharap agar program ini bisa terus dijalankan guna untuk memutuskan mata rantai Covid-19 oleh berbagai pemerintah Kota dilingkup Kota Ambon maupun provinsi Maluku. Sebab jika benar-benar kita komitmen untuk menyelamatkan masyarakat ditengah pandemi, mestinya kita juga harus melakukan berbagai kegiatan yang meyentuh langsung masyarakat. Salah satu contoh misalkan disaat masyarakat kesulitan untuk memperoleh masker karena langkah dan mahal, pemerintah dan semua elemen harus hadir disitu untuk memberikan solusi” Jelasnya.

Baca juga :   Perwakilan BKKBN Maluku Gelar Workshop Sistim Digital Managemen Rantai Pasok (SIRIKA)

Selain itu dirinyapun menegaskan bahwa HMI Cabang Ambon di tengah-tengah PSBB saat ini, akan terus berupaya untuk menjadi mitra dari semua kalangan guna memutuskan mata rantai Covid-19, dan lebih-lebihnya untuk terus berada pada independensi memperjuangkan kemaslahatan umat dari berbagai macam persoalan yang ada.

Sehingga di tuntut Sinergitas HMI Cabang Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19.

Sementara itu  dalam sambutan Walikota Ambon Richard Louhenapessy Menekankan bahwa
Ada 5 Komponen Penting dalam penanganan Covid 19 yaitu :
1. Pemerintah ASN, TNI/Polri
2. Media.
3. Akademisi
4. Swasta
5. Masyarakat,
Untuk nahasiswa ada di posisi akademisi dan peran serta komponen Ke-5 yaitu masyarakat paling penting guna maximalkan memutuskan mata rantai Penyebaran Covid 19 di Kota Ambon.

Untuk di ketehui bahwa ada bantuan masker yang di berikan oleh Pemerintah Kota Ambon.

Semoga kerja Sama HMI dan Pemkot dapat mencegah Penyebaran Covid 19 di Kota Ambon.(**)

Check Also

Kembali Lagi Yayasan Indah Binaan Hambra Salurkan 50 Ekor Hewan Qurban ke SBB

MALUKU,N25NEWS.com-Setelah menyalurkan hewan qurban di Kota Ambon,kembali YAYASAN Insan Cerdas Sejahtera (Indah) kembali menyalurkan 50 …