Home / Hukum dan Kriminal / GMKI Ambon Sikapi Tindak Terorisme dan Radikalisme

GMKI Ambon Sikapi Tindak Terorisme dan Radikalisme

“Menyikapi Tindakan Terorisme dan Radikalisme yang terjadi, (13/05) pada Mako brimob dan beberapa gereja di surabaya, GMKI Cabang Ambon meminta Kepala Kepolisian Daerah Maluku lebih memperketat pengamanan di wilayah rentan konflik dan berpotensi terjadinya penyelundupan senjata secara illegal, serta menindak tegas apabila tertangkap tangan para pelaku propaganda dengan menyebarkan berita bohong (hoax) ujaran kebencian dan isu SARA, jejaring teroris yang bermaksud melancarkan rencana radikal yang mengancam keutuhan dan keamanan Negara terkhususnya provinsi Maluku”

AMBON,N25NEWS.COM – Beberapa waktu terakhir masyarakat Indonesia digoncangkan dengan serangan terorisme berakarkan radikalisme yang mengancam keutuhan bangsa dan negara kita.

Terorisme merupakan tindakan sekelompok kecil pengecut yang menebar ketakutan dan rasa tidak aman. Untuk itu dengan terjadinya peristiwa bom bunuh diri, (13/05) di beberapa Gereja Surabaya, dan serangan terorisme di Rutan Mako Brimob.

Menyikapinya, mewakili Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon, Ketua dan Sekertaris GMKI Ambon Alfred Sony Lodar dan Chreisty Alfin Souisa menyatakan sangat berduka cita atas jatuhnya korban baik dari pihak sipil, kepolisian, dalam tragedi yang terjadi di Surabaya pada hari Kamis, 13 Mei 2018 dan Penyerangan terorisme di rumah tahanan mako brimob.

“Mengutuk segala tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama dengan dalih dan alasan apapun. Mengecam dengan tegas segala bentuk tindakan radikalisme dan terorisme yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menyebarkan ketakutan dan menginginkan adanya perpecahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, melawan seluruh bentuk Tindakan Radikalisme dan pelaku Terorisme beserta jaringannya demi memperkokoh keutuhan NKRI. Keutuhan Negara Republik Indonesia Adalah Harga Mati.

Dengan demikian, Terorisme sebagai tindakan yang merencahkan, dan menghancurkan nilai-nilai martabat kemanusiaan sehingga harus diberantas secara luar biasa.

Untuk itu secara resmi kami Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Ambon menegaskan dan mendukung Presiden Republik Indonesia memerintahkan segenap Menteri dan Pimpinan lembaga terkait, khusunya BADAN INTELEGEN NEGARA, untuk segera mengusut tuntas dan dapat memastikan bahwa seluruh pelaku dan jejaring yang terkait tragedi pemboman gereja GKI di Surabaya pada tangal 13 Mei 2018 dan tragedi Rutan Mako Brimob dapat dijatuhi Pidana seberat beratnya.

Baca juga :   Gubernur Harap Dana Transfer Dimanfaatkan Optimal

Kepala Kepolisian Republik Indonesia beserta jajarannya mengejar dan menangkap semua pelaku baik yang di depan gedung Gedung Gereja GKI Surabaya maupun yang ada di jaringannya secara tuntas.

Terkhususnya Kepala Kepolisian Daerah Maluku agar dapat memerintahkan seluruh jajarannya untuk lebih memperketat pengamanan di wilayah rentan konflik dan berpotensi terjadinya penyelundupan senjata secara illegal, serta menindak tegas apabila tertangkap tangan para pelaku propaganda dengan menyebarkan berita bohong (hoax) ujaran kebencian dan isu SARA, jejaring teroris yang bermaksud melancarkan rencana-rencana radikal yang mengancam keutuhan dan keamanan Negara terkhususnya provinsi Maluku.

GMKI Cabang Ambon juga menghimbau Seluruh Pihak dan Masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang yang menggiring terjadinya konflik dan tidak menyebarkan foto atau gambar serta vidio kejadian perkara pemboman yang nantinya akan menimbulkan rasa takut dikalangan masyarakt umum.

Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat, aktivis, dan pemuka agama bergandengan tangan berdasarkan semangat hidup orang basudara, menjaga kemananan demi mewujudkan kedamaiaan di tengah-tengan masyarakat, dan bersama-sama memerangi ajaran radikalisme, ujaran kebencian, isu sara yang berkembang dan memberantas para pelaku terorisme dengan melaporkan kepada pihak berwajib agar segera ditindak berdasarkan hukum yang berlaku.

serta GMKI Cabang Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih waspada dan mendoakan para korban dan keluarga agar lebih dikuatkan dan para korban dapat diterima disisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

 

About admin

Check Also

Kepala BNNP Maluku : Tidak Ada Pesta Dan Tidak Ada Sarang Narkotika Di Kediaman Saya

AMBON,N25NEWS.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Brigjen Pol Rusno  Prihardito membantah dengan keras …