Home / Agama / GPII Pertanyakan 1,8 Milyar Anggaran Pembangunan Kantor MUI SBB
Pembangunan Kantor MUI Kabupaten Seram Bagian Barat Yang Terbengkalai dan Tak Kunjung Dikerjakan

GPII Pertanyakan 1,8 Milyar Anggaran Pembangunan Kantor MUI SBB

SBB,N25NEWS.COM – Anggaran tahap pertama pembangunan kantor sekretariat Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) yang berada tidak jauh dari tugu oma opa Desa Piru Kecamatan Seram Barat Kabupaten SBB sebesar 1,8 Milyar yang sudah dicairkan namun pekerjaannya belum mencapai 10 – 20% sesuai dengan yang diharapkan.

Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia ( GPII) Kabupaten SBB Dartho Albana Kepada N25NEWS ,Com Minggu ( 12/8/2018) dikatakannya Anggaran tahap pertama yang sudah dicairkan untuk pembangunan kantor sekretariat MUI Kabupaten SBB sebesar 1,8 milyar itu dikemanakan dan pekerjaan pun belum mencapai 20% sesuai dengan bangunan fisik yang ada saat ini.

” Anggaran tahap pertama Sebesar 1,8 Milyar itu dikemanakan seharusnya dengan anggaran sebesar itu sudah ada pembangunan fisik, bahkan pembangunan fisiknya sudah mencapai 30%-50%, tapi yang terlihat sesuai pada kenyataan saat ini baru terlihat tiang bangunannya saja” Ungkap Albana.

Olehnya itu, kami selaku Gerakan Pemuda Islam Indonesia mempertanyakan pembangunan kantor sekretariat  MUI SBB sampai hari ini belum juga tuntas 10% apalagi 20% jauh dari harapan, karna umat/masyarakat sangat membutuhkan dan berharap kantor MUI SBB itu rampung.

Sebab dikarenakan kantor sekretariat MUI SBB sangat vital dalam melayani masyarakat dalam bagian konseling,

“Tetapi sangat ironis jauh dari harapan, karena sampai hari ini proses pembangunan belum juga rampun pada hal sudah ada pencairan Dana Tahap I satu, sebesar 1,8 Miliar lebih, dana sebesar itu seharusnya pembangunan fisiknya sudah rampun sekitar 20% apalagi  40% tapi pada kenyataan tidak seperti yang diharapkan ” pungkas Albana

Ditambahkannya, maka dengan itu kami Gerakan Pemuda Islam Indonesia ( GPII) Kabupaten SBB Meminta Auditor BPK mengaudit anggaran pembangunan kantor sekretariat MUI SBB, karena dana sebesar itu 1,8 Miliar juga menggunakan uang negara kami juga masyarakat yang di rugikan karena ada maling.

Baca juga :   Dipastikan Oktober Kantor Kemenag Pinda Lokasi, Menag Canangkan PTSP

Kalau secara transparansi kantor sekretariatan MUI SBB, Albana menduga ada penyimpangan antara kontraktor dan oknum pimpinan teras di MUI SBB serta Albana pun juga menduga ada pengelapan anggaran dana pembangunan kantor sekretariatan MUI SBB yang saat ditangani oleh raja kontraktor, bos besar di SBB yang biasanya disapa dengan Uya itu.

Albana selaku ketua GPII Kabupaten SBB meminta dan mendesak pihak BPKP Perwakilan Provinsi Maluku untuk segerah dan secepatnya mengaudit anggaran kantor sekretariatan MUI Kabupaten SBB karena diduga sangatlah jelas merugikan Masyarakat dan Umat Muslim serta Negara.

Oleh,Suneth Loehoe

About admin

Check Also

Dipastikan Oktober Kantor Kemenag Pinda Lokasi, Menag Canangkan PTSP

AMBON,N25NEWS.COM –Dipastikan di bulan Oktober 2018 mendatang ini, Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku yang sementara …