Breaking News

Gubernur Maluku Launching Sinode Ke-III Keuskupan Amboina

AMBON,N25NEWS.COM-Lounching Sinode Ke III Keuskupan Amboina yang di kemas dalam bentuk Road to enable tree dengan mengusung tema Gereja Katolik Keuskupan Amboina yakni memperbaharui dan memurnikan diri dan pelayanannya di Maluku dan Maluku Utara demi terwujudnya diri sebagai Gereja Mandiri.

Hal tersebut dikatakan  Gubernur Maluku Drs Murad ismail saat meyampaikan sambutannya pada Acara Louching Sinode Ke-III Keuskupan Amboina yang berlangsung di Gedung Katolik Centre Benteng Ambon,sabtu (4/5/2019).

Lebih lanjut Ismail mengatakan bahwa,”Selaku Gubernur Maluku tentu saya sangat meyambut gembira dan mendukung diselenggarakannya Sinode Ke-III Keuskupan Amboina,sebagai sarana untuk meyerap aspirasi masyarakat khususnya umat Katolik dalam rangka membagun kehidupan dalam bergereja dalam Keuskupan Amboina,”kata dia.

Semetara itu semangat yang terpencar jelas terlihat dari Sinode Ke III Keuskupan Amboina dengan tema Keuskupan Amboina tersebut tentu sejalan dengan semangat Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku periode 2019-2024,untuk melakukan perubahan yaitu melakukan peningkatan atas hasil-hasil yang telah dicapai pada pemerintahan sebelumnya dan berupaya mengambil terobosan yang baru.

Terobosan yang baru tersebut semuanya bermuara pada tujuan mulia yakni masyarakat Maluku yang sejahtera adil dan makmur.Semangat dan cita-cita inilah yang telah dituangkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Darerah (RPJMD) Provinsi Maluku 2019-2024,dengan visi Maluku yang terkelola secara jujur bersih dan melayani, terjamin dalam kesejahteraan.

“Guna mewujudkannya maka kami telah menetapkan 6 misi kami yakni mewukan birokarasi yang dinamis,jujur,bersih dan melayani.Menigkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan murah dan terjangkau.Pengelolaan SDA.Meningkatkan Infrastruktur.Meningkatkan suasana kondusif untuk investasi.Mewujudkan SDM yang professional,mandiri,kreatif dan berprestasi,”jelas Murad Ismail.

Upaya untuk mewujudkan visi-misi tersebut tidak semuda membalik telapak tangan,sebaliknya membutuhkan komitmen persatuan kerjasama dan dukungan semua komponen masyarakat untuk mewujudkannya.

“Olehnya pada kesempatan ini dengan berani dan tegas saya menyatakan bahwa kami selaku Gubernur dan Wakil Gubernur bukan hanya menjadi milik partai pengusung semata atau tim sukses semata,namun sebaiknya sejak kami berdua dilantik dan diambil sumpah maka kami telah menjadi Gubernur dan Wakul Gubernur, kami telah menjadi milik masyarakat Maluku,”tandas Murad.

Reporter    : Aris Wuarbanaran

Editor       : Redaksi

 

About admin

Check Also

Sejumlah Organisasi  Pemuda Minta,Menteri  Dari Maluku Harus Dari Kalangan Pengusaha atau Birokrat Murni

AMBON,N25NEWS.COM – Apa yang di suara sejumlah Organisasi Kepemudaan di Maluku hari ini (8/7),dengan menyampaikan …