Gubernur Maluku Ratas Online Bersama Presiden RI Bahas Penanganan Covid-19

AMBON,N25NEWS.com-Gubernur Maluku,Murad Ismail mengikuti rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden RI Joko Widodo melalui video teleconference,selasa (24/3/2020).

Adapun,ratas online yang diikuti 34 gubernur dan menteri terkait itu,untuk mendengar secara langsung pengarahan Presiden terkait penanganan penyebaran corona virus Disiase 19 (Covid-19) yang kini telah menjangkiti hampir seluruh wilayah provinsi di Indonesia.

“Para gubernur diminta untuk fokus terhadap tiga hal.Pertama,keselamatan dan kesehatan yang utama.Kedua,jaringan pengamanan sosial yakni bantuan sosial.Ketiga,segera menghitung dampak ekonomi akibat penanganan dan pencegahan Covid-19 sehingga kesiapan kita dalam penyediaan stok pangan selalu ada,”kata gubernur kepada awak media di Kantor Gubernur Maluku,selasa (24/3).

Dikatakannya,kebijakan lockdown tidak akan dilakukan karena tiap negara mempunyai karakterstik yang berbeda.Selain itu,Presiden tetap memilih untuk tidak melaksanakan lockdown.

Adapun,pada kesempatan itu,kata gubernur Presiden menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat (Pempus) dan Pemda dalam menangani wabah Covid-19.Pempus dan Pemda harus satu visi.

Selain itu,kata gubernur,Presiden Jokowi meminta kepada kepala daerah untuk tidak sembarangan dalam membuat kebijakan.Ia meminta segala kebijakan harus dilakukan dengan pertimbangan dampak ekonomi,sosial,hingga kesehatan masyarakat.

“Pak Presiden mengimbau agar penanganan Covid-19,kita semua harus satu visi,memiliki kebijakan yang sama dan dirinya meminta agar kebijakan di provinsi semuanya dihitung baik dampak kesehatan dan keselamatan rakyat,maupun dampak sosial dan ekonominya,”ungkap gubernur.

Adapun,ratas bersama Presiden ini dilakukan,kata gubernur untuk menyamakan visi dan presepsi terkait upaya penekanan dan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan provinsi Hubei China itu,bahaya pendemik Covid-19 semakin besar dan membahayakan.Dilaporkan virus ini telah menjadi epidemi global karena menyebar di 189 negara di dunia.

Presiden juga mengarahkan agar kebijakan anggaran dapat memangkas anggaran yang tidak prioritas,rapat-rapat dan perjalanan dinas,”Perlu ada relokasi anggaran baim APBD maupun APBN untuk bantuan sosial,”tandasnya.

Diketahui,Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin yang juga mengikuti ratas online itu,meminta agar setiap pemerintah daerah turut melibatkan tokoh-tokoh agama dalam upaya perketat penyebaran Covid-19.

Sumber : Humas Pemprov Maluku

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Resmi! Mulai Besok PNS Berkantor Di Rumah

AMBON,N25NEWS.com-Menindaklanjuti keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo,maka Pemda Maluku secara …