Breaking News

Gubernur Maluku : Spirit Perjuangan Pattimura Adalah Momentum Kebangkitan Harkat Dan Martabat Bangsa

AMBON,N25NEWS.COM-Saat ini kita kembali membangkitkan spirit perjuangan Kapitan Pattimura/Thomas Mattulesy.Seorang laki-laki kabaressi gagah berani dan rela berkorban untuk emansipasi kebangkitan harkat dan martabat bangsanya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku Drs.Murad Ismail dalam sambutannya pada Acara HUT Pattimura ke-202 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Tiouw Saparua Kabupaten Maluku Tengah,rabu (15/5/2019).

Lebih lajut Murat mengatakan bahwa,”Hari ini kita kembali kobarkan semagat Kapitan Pattimura palahwan cengkeh dan pala yang rela dipancung ditang gantungan demi untuk menjaga kejayaan serta martabat dan kedaulatan negerinya,yang dirampas oleh penjajah,”kata dia.

Menurutnya lagi, sejatinya perayaan HUT Pattimura ke-202 dengan temanya,Kita Lestarikan Budaya Maluku Guna Memperkokoh Kehidupan Orang Basudara,Bangun Maluku Yang Aman Dan Sejahtera.Maka tema ini dapat kita jadikan sebagai momentum untuk menggelorakan kembali spirit nasionalisme dan perjuangan para pattimura-pattimura muda dalam membangun negeri ini.

Sementara itu realitas sejarah menunjukan bahwa kejayaan sumber daya alam yang dimiliki oleh Maluku khususnya cengkeh dan pala,membuat daerah ini sangat terkenal sejak dahulu kala.Maluku kemudian menjadi salah satu tujuan utama jalur perdagangan yang disinggahi berbagai bangsa-bangsa di dunia.

“Kita ketahui bahwa Maluku menjadi begitu penting antara perdagangan yang disinggahi berbagai bangsa-bangsa antara lain bangsa Arab,Eropa,Persia,Gujarat maupun China yang dikenal dalam sejarah sebagai Jalur Sultra dan Jalur Remaph-rempah,”tutur Purnairawan Jenderal Bintang dua ini.

Dari sinilah kemudian Maluku menjadi tempat pertarungan dan perebutan berbgai bangsa di dunia.Sejarah pun mencatat bahwa begitu penting dan berharganya dalam peta geo ekonomi dunia.Maka Maluku merupakan daerah tujuan utama datangnya para penjajah di nusantara.

“Perlu diketahui juga bahwa Maluku menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang banyak di jajah oleh berbagai bangsa-bangsa di dunia dan memakan waktu paling lama yaitu Portugis,Spanyol,Inggris Belanda dan Jepang,”jelasnya.

Baca juga :   Pemda Maluku Dan Pusat Mantapkan Sinergitas Nilai-Nilai Bela Negara

Meyadari hak dan kedaulatan negerinya dirampas oleh penjajah Belanda pada saat itu,maka Kapitan Pattimura terpanggil jiwa patriotnya untuk berjuang mempertahankan hak dan kedaulatan negerinya.Karena Pattimura adalah orang yang tau dan mengerti akan hak-hak bangsanya.

Pattimura juga mempunyai visi besar untuk membangun bangsanya,bahwasannya tanah airnya yang terdiri dari gunung dan tanjung,laut yang membentang luas tempat hidup berbagai biota laut,hutan yang subur yang ditumbuhi berbagai aneka flora dan fauna serta dihiasim oleh harumnya cengkeh dan pala.

202 tahun sudah perjuangan Pattimura tetapi api perjuangannya selalu menyala.Dia telah mengajarkan kepada kita tentang makna dan arti penting menjadi seorang pejuang bukan seorang pecundang.Perjuangan yang relah mengorbankan seluruh jiwa dan raganya untuk bangsanya,pejuang yang lebih mementingakan kepentingan bangsanya lebih diri kepentingan diri sendiri dan kelompoknya.

Sebagai orang Maluku dan bangsa Indonesia dan bangga menggunakan identitas orang lain,bukan hanya itu pergeseran nilai-nilai budaya juga punya dampak yang sangat signifikan terhadap rapuhnya ikatan hidup orang basudara,atau solidaritas sesama anak bangsa .

“Dewasa ini perjuangan kita bukan lagi melawan penjajah dengan parang,tombak atau senjata,tetapi perjuangan kita saat ini yaitu bagaimana kita bangun dan kembangkan pertlian sejati sesama orang basudara untuk baku kele,masohi dan badati,bagun maluku yang berdaulat dan sejahtera sesua visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yakni Maluku yang terkelola secara jujur dan bersih,”tandasnya.

Reporter      : Aris Wuarbanaran

Editor          : Redaksi

 

About admin

Check Also

Sebanyak Seratus Guru Sejarah SMA dan SMK Dari 34 Provinsi se-Indonesia, Ikuti Kegiatan INTI BANGSA

AMBON,N25NEWS.com -Sebanyak Seratus Guru Sejarah SMA dan SMK dari 34 provinsi se-Indonesia, mengikuti kegiatan Internalisasi …