Home / Maluku / Gubernur Maluku Tantang Ombudsmen Diskusi Terkait Pelayanan Publik
Gubernur Maluku Ir.Said Assagaff

Gubernur Maluku Tantang Ombudsmen Diskusi Terkait Pelayanan Publik

AMBON,N25NEWS.CCOM-Terkait dengan penilaian Ombudsmen yang menilai pelayanan publik di Provinsi Maluku masuk dalam zona merah,sangat tidak beralasan,mengapa demikian sebab pelayanan publik di Maluku berjalan seperti biasa dan tidak ada kendala yang berarti apa-apa.

Hal ini dikatakan Gubernur Maluku Ir.Said Assagaff kepada awak media saat ditemui disela-sela acara Launching Aplikasi Dinas Perindustria dan Perdagangan Provinsi Maluku,selasa (27/11/2018).

Lebih lanjut Assagaff mengatakan bahwa,”Silakan saja mereka (Ombudsmen) boleh berbicara dan menilai dan kami siap kalau mereka mahu datang untuk berdiskusi terkait pelayanan publik di Maluku dan kami juga bisa jelaskan kepada mereka tentang langkah-langkah yang akan kita buat,”kata Assagaff.

Pelayanan publik di Provinsi Maluku yang selama disoroti salah satunya adalah minimnya kualitas sumber daya manusia yang menjadi indicator lahirnya pelayanan yang buruk di Maluku.Sementara itu penilaian Ombudsmen tersebut dibantah oleh Gubernur Maluku.

“Tidak ada pelayanan yang buruk di Maluku kok,coba lihat selama ini masyarakat tidak ada yang mengelu,bahkan pelayanan berjalan normal-normal saja,saya juga pernah dengar bahwa ada oknum-oknum tertentu yang mengatakan pelayanan publik masuk zona merah ,itu tidak betul itu hoax,”jelasnya

Untuk itu saya harapkan kalau pihak Ombudmen ingin berdiskusi mengenai pelayanan publik di Maluku,maka Pemda Maluku siap meladeni mereka,”Saya tahu Ombudsmen adalah Lembaga Pengawas eksternal dalam Bidang pelayanan publik makaya saya undang mereka untuk silakan berdiskusi,”tanda Assagaff.

Oleh : Aris Wuarbanaran

About admin

Check Also

Disub Maluku Surati Kementerian Perhub,Minta Berih Sangsi Maskapai Terkait Harga Tiket Melebihi Batas Atas

AMBON,N25NEWS.COM-Banyak warga masyarakat yang mengeluh mahalnya harga tiket pesawat menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun …