Breaking News

Gubernur Tetapkan Kuota Haji Tambahan Tahun 2019

AMBON,N25NEWS.COM -Setelah kuota penambahan berdasarkan Keputusan Menteri Agama No 176 Tahun 2019 tentang Penetapan Kuota Haji Tambahan tahun 1440H/2019H, khusus Maluku kebagian 182 kuota dari sebelumnya 1090 jemaah.

Menindaklanjuti kuota haji tambahan berdasarkan kota/kabupaten maka Pemerintah Provinsi Maluku berdasarkan SK Gubernur nomor 72 tahun 2019 telah menetapkan pembagian kuota haji penambahan.
Dengan rincian Kota Ambon sebanyak 30 dari sebelumnya 368, Maluku Tengah (Malteng) 48 dari sebelumnya 135, Maluku Tenggara (Malra) 11 dari sebelumnya 70 orang, Kepulauan Tanimbar 1 dari sebelumnya 10 orang, Kepulauan Aru 22 dari sebelumnya 45 orang, Buru 18 dari sebelumnya 100 orang, Seram Bagian Barat (SBB) 11 dari sebelumnya 100 orang, Seram Bagian Timur (SBT) 11 dari sebelumnya 100 orang, Kota Tual 25 dari sebelumnya 105, Buru Selatan (Bursel) 4 dari sebelumnya 45 orang dan Maluku Barat Daya (MBD) 1 dari sebelumnya 4 orang.

Dari data tersebut secara keseluruhan Jemaah Calon Haji (JCH) yang akan berangkat pada musim haji tahun 1440H/2019H secara keseluruhan sebanyak 1.272 orang termasuk 8 Tim Pemadu Haji Daerah (TPHD).

Kepada awak media di Ambon, Senin(20/5) Kabid PHU Kanwil Kemenag Maluku Hi Yamin S.Ag mengatakan, penambahan kuota haji Maluku setelah Pemerintah Indonesia mendapat kuota penambahan 10.000 dari Pemerintah Arab Saudi.

Baca juga :   Tuan Rumah Juara Umum MTQ XXVIII Tingkat Provinsi Maluku

Berdasarkan ketentuan Menteri Agama (Menag) sesuai SK No 176 Tahun 2019 terdapat dua kriteria pembagian berdasarkan golongan baik jemaah haji reguler maupun
lanjut usia dan pendamping.
Khusus kriteria jamaah lanjut usia adalah berusia minimal 75 tahun pada 7 Juli 2019. Selain itu, dia harus sudah memiliki nomor porsi dan mendaftar haji sebelum 1 Januari 2017.

Sementara untuk pendamping, paling tidak harus sudah memiliki nomor porsi dan terdaftar paling tidak 21 Januari 2017.

Sama halnya dengan jemah haji reguler dialokasikan menurut nomot urut dari jamaah haji yang telah mendaftar.
Mantan Subag Humas Kemenag Maluku ini juga mengatakan, selain SK penetapan kouta haji penambahan, Gubernur juga telah menetapkan lampiran SK nomor 68,2 tahun 2019 tentang penetapan 8 orang TPHH,.baik yang bertugas sebagai petugas pelayanan bimbingan ibadah, pelayanan umum dan kesehatan.

Disinggung soal kapan dibuka jadwal pelunasan tahap tiga kata Yamin masih menunggu instruksi Menag.

“Saya belum tahun pasti kapan jadwal pelayanan tahap tiga, tapi yang pasti menunggu instruksi Menag,”ujarnya.

Reporter : Rohim

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

MTQ Buru Barometer Prestasi Menuju MTQ Nasional

NAMLEA,N25NEWS.COM -Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Maluku ke-XXVIII yang berlangsung di Kabupaten Buru akan menjadi …