Harmoni Budaya,Wadah Komunitas Seni Berkarya

AMBON,N25NEWS.com – Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya  (BPNB) Maluku Rusli Manorek menyampaikan bahwa Harmoni Budaya 2020 yang di gelar pihaknya merupakan wadah untuk seniman terus berkarya di tengah mewabahnya covid-19.

Hal ini di sampaikannya di tengah-tengah gelaran Harmoni Budaya BPNB Maluku 2020 di gedung Seniman Berkarya jumat 13 November 2020.

Pagelaran Harmoni Budaya yang di ikuti 6 sanggar tersebut menurut Manorek sebelumnya sudah di lakukan dalam bentuk virtual,mengingat kondisi Kota Ambon masih dalam zona orange.

“Sehingga Pangelaran Harmoni Budaya ini merupakan ruang yang di sediakan oleh Balai Pelestaraian Nilai Budaya untuk pelaki seni atau komunitas-komunitas tetap terus berkarya,”jelas Manorek.

Selain itu dirinya juga menambahkan,bahwa selaain tampilnya 6 sanggar dalam Harmoni Budaya ini secara lansung,pagelaran ini juga di lakukan secara virtual agar kominitas-komunitas yang lain juga dapat menonton.

“Hal ini merupakan strategi yang kami lakukan (BPNB Maluku)agar terus melakukan kegiatan-kegiatan budaya di tengah covid-19 yang melanda Maluku khususnya Kota Ambon,hal ini sekaligus menciptakan ruang bagi komunitas budaya agar dapat mengexpresikan budaya hasil karya-karyanya,”jelasnya.

Hal ini terus di lakukan pihaknya agar komunitas-komunitas atau sanggar-sanggar budaya akn terus aktif berkarya  bagi Maluku tercinta.

Baca juga :   DPD RI Sambangi AUKC,Di Hadapan Anak-Anak Nono Sampono Ungkap Rasa Banggaannya

Ruang-ruang yang BPNB Maluku buat ini juga untuk mendorong komunitas atau seniman-seniman untuk memajukan kebudayaan hal ini sesuai dengan amanah UU No.5 Tahun 2017 tentang kebudayaan.

Selain itu tambahnya dalam memajukan kebudayaan bukan saja dari unsur pemerintah saja namun semua elemenn yang juga memiliki andil untuk memajukan kebudayaan khususnya di daerah Maluku.

“Jadi selama masih ada penyebaran Covid-19 ini,kegiatan-kegiatan yang di selengarakan BPNB akan terus di lakukan secara virtual,live streaming dan pada youtube dan di lakukan juga tatap muka dengan skala berpedoman pada protocol kesehatan,”Kepala BPNB Maluku menambahkan.

Pihaknya juga berharap agar pandemic ini cepat berlalu  agar segalah kegiatan Balai Pelestarian Nilai Budaya dapat di laklsanakan dengan baik.

Selain itu di tempat yang sama Kasubag Tata Usaha BPNB Maluku&Malut Stenly Loupatty menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam mengembangkan dan melestarikan budaya saat ini adalah Covid-19,namun demikian BPNB di bawa naungan Kemendikbud yang punya tanggung jawab harus  memberikan kontribusi dalam menopang Ambon sebagai kota music.

“Jadi pengakuan Ambon sebagai kota musik bukan hanya sebagai life service,namun di barengi dengan berbagai macam kegiatan dalam melestrikan budaya,”tegas Loupatty menutup wawancaranya.(**)

Check Also

BNPB Maluku Targetkan 2024 Pala Banda Sebagai Jalur Rempah Warisan Dunia

AMBON,N25NEWS.com- Balai Pelestaian Nilai Budaya (BPNB) provinsi Maluku akan mengusulkan Pala Banda sebagai Jalur Rempah …