Hasil PCR Pasien RST Ambon Posetif

AMBON,N25NEWS.com-Pasien terkonfirmasi posetif Coronavirus Disease 19 (Covid-19) di Provinsi Maluku akhirnya menjadi dua orang.Setelah sebelumnya pasien di RTS Ambon terkonfirmasi posetif berdasarkan hasil Rapid Test,samplingnya yang dikirim untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR) di Laboratorium Kesehatan (Labkes) di Jakarta,menunjukan hasil posetif.Pasien ini akhirnya disebut sebagai kasus 02.

“Hari ini,ada satu kasus baru yang terkonfirmasi posetif (Covid-19) untuk wilayah Maluku.Kami baru dapat informasi hasil PCR yang kita kirim ke Jakarta atas inisial L (74) yang sementara dirawat di RST Latumeten,hasilnya posetif,”ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Maluku,Kasrul Selang,di Kantor Gubernur Maluku,senin (6/4) malam.

Dalam terkonfirmasinya hasil PCR pasien tersebut,kata Kasrul,maka Maluku telah mempunyai dua kasus Covid-19,”Kita namakan kasus 02,”kata Kasrul.

Namun demikian,kata Sekda Maluku ini,secara klinis sebenarnya kondisi pasien tersebut semakin hari semakin membaik.Hal ituditunjukan dengan tekanan darah,suhu tubuh dan asupan oksigen dalam kondisi baik.

“Namun karena hasil PCR posetif virus ini posetif,maka kita akan menginformasikan kepada pihak-pihak terkait untuk penanganan selanjutnya,”jelasnya

Terkait dengan bertambahnya kasus posetif hasil PCR dari pasien di RST Ambon,yang baru di dengar senin malam itu,pihaknya selanjutnya akan membahas langkah-langkah pengawasan kedepan.

“Informasi baiknya adalah kami mendapat info bahwa pihak Pemkot sudah menetapkan salah satu penginapan atau hotel di kota Ambon sebagai tempat perjalanan.Langkah selanjutnya kita harus lebih memperketat,perlu kerja lebih sistimatis lagi,”tandasnya.

“Nah kita akan koordinasikan secepatnya dengan pihak Pemkot Ambon untuk menyusurinya (tracking)”ujar dia.

Adapun,semenjak kasus 02 dinyatakan posetif berdasarkan hasil pemeriksaan cepat dengan menggunakan Rapid Test,Gugus Tugas Kota Ambon mulai melakukan tracking.

Lebih lanjut Kasrul mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan terus mengikuti peraturan Pemerintah terutama jaga jarak,tetap di rumah kecuali ada urusan mendesak,menggunalan masker dan melakukan karantina mandiri bagi pelaku perjalanan atau mereka yang berpotensi Covid-19.

“Sekali lagi,saya mengingatkan kepada katong samua untuk tidak membuat stigma kepada pasien ini dan tidak diskriminasi.Mari kita dukung pasien ini dengan cara kita memberikan informasi yang benar,misalanya saat sebelum dirawat di RS,dia pernah melakukan kontak dengan siapa saja,”harap Kasrul.

Sumber        : Humas Pemprov Maluku

Editor           : Aris Wuarbanaran

 

Check Also

Seorang Anggota DPRD Maluku,Terkonfirmasi Positif Covid-19

AMBON,N25NEWS.com-Seorang anggota DPRD provinsi Maluku berinisial SA terkonfirmasi positif Covid-19.Saat ini,anggota dewan tersebut sementara karantina …