Himpunan Mahasiswa Adat Saka Mese Nusa Ancam Boikot Kantor Gubernur Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Puluhan demonstran yang mengatasnamankan Himpunan Mahasiswa Adat Saka Mese Nusa (HMASMN) asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengancam akan memboikot Kantor Gubenur Maluku jika Gubenur Maluku tidak menyikapi tuntutan mereka.

“Kami mintakan Gubernur Maluku Said Assagaff untuk segera mencabut atau menerbitkan surat penarikan/pembatalan rekomendasi yang diberikan kepada PT.Tanjung Wana Sejahtera sekarang juga dalam waktu 15 menit,”kata kordinator aksi Marlon Latekay saat berorasi di Kantor Gubernur Maluku,selasa (9/10/2018).

Karena itu para demonstran menginginkan Gubernur Maluku agar mau berdialog untuk mengetahui sejauh mana keseriusan Gubernur Maluku untuk membatalkan rekomendasi yang berkaitan dengan persoalan masuknya PT.Tanjung Wana Sejahtera untuk beroperasi di wilayah hutan adat masyarakat SBB.

“Sesuai UUD RI Pasal 281 ayat 3 menerangkan identitas budaya dan hak-hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban dan juga sesuai keputusan MK no 35/UUP-X/2012 pasal 6 menerangkan bahwa hutan adat bukan hutan Negara,”jelasnya lagi.

Koordinasi dari pihak Kepolisian dan Pegawai Kantor Gubenur dengan perwakilan pendemo tidak menemui  kesepakatan sebab para pendemo bersikeras hanya menginginkan kehadiran Gubernur Maluku.Sementara Gubernur diinformasikan telah menujuh bandara untuk berangkat ke Jakarta.

Oleh : Aris Wuarbanaran

 

About admin

Check Also

Launching PKH Akan Dihadiri 1.000 Penerima Keluarga Manfaat

AMBON,N25NEWS.COM – Launching kegiatan Bantuan Program Kaluarga Harapan (PKH) akam dihadiri 1.000 Keluarga Penerima Manfaat …