Breaking News

Hindari Kecanduan Game,Noel dan Echa Ikut Amboina Ukulele Kids Community

AMBON,N25NEWS.COM – Kehadiran Amboina Ukulele Kids Community yang di dirikan oleh Nicho Tulalessy ini,berdampak positif bagi puluhan anak –anak yang tergabung di dalamnya.

Hal ini di akui Noel Hutajuluw dan Echa Silooy,salah satu siswa- siswi SMP Amahusu saat N25NEWS.COM mejambangi mereka berdua saat melakukan latihan di tepi pantai Desa Amahusu.

Menurut pengakuan Noel yang masih duduk di Sekolah Menengah pertama ini,bahwa dengan dirinya bergabung di Amboina Ukulele Kids Community,ia sudah bisa mengurangi bermain game,mengingat,jaman sekarang Game Online sangat populer terutama di Indonesia dan rata-rata pemain game online adalah anak-anak SD sampai anak Kuliah.

“Saya merasa beruntung dan teman-teman yang semua berjumlah 70 orang ini selain mengasah kemampuan di bidang musik kita juga bisa menghindari diri dari dampak negatif yang di timbulkan,akibat dari bermain game apalagi musim libur saat ini,mau tidak mau kita akan sering bermain game,”ungkap Noel Hutajuluw polos.

Hal senada juga di ungkapkan Echa Silooy,dia mengungkapkan kegembiraannnya saat bisa bergabung dengan teman-teman yang berjumlah 69 orang ini,di dalam Amboina Ukulele Kids Community.

“Bermain dan berlatih Ukulele selain mengurangi kita akan game online,mengasah kemampuan, sekaligus bisa tampil di hadapan orang banyak di berbagai event dan Gereja-Gereja di Kota Ambon,”akuinya.

Selain itu juga,ada rasa kebanggaan,yang mana dia bersama-sama 70 anak-anak Amboina Ukulele Kids Community merupakan anak-anak yang punya kontribusi dalam melestarikan Ukulele.musik tradisional Maluku.
Mereka berdua berharap semakin banyak anak-anak di Ambon dan di Maluku bisa bermain Ukelele sekaligus melestarikannya dan Kota Ambon bisa di tetapkan sebagai Kota Of Musik.

Sebagaimana di ketahui,pendiri sekaligus pelatih Ukulele Nicho Tulalessy kepada N25NEWS.COM mengatakan bahwa pihaknya mendirikan Amboina Ukelele Kids Community karena melihat anak-anak saat ini telah terjabak dengan tawaran-tawaran game yang menarik lewat gadjet yang mereka miliki sehingga mendorong dirinya mengembangkan Ukulele di kalangan anak-anak yang juga merupakan alat musik tradisional asli Maluku yang perlu di lestarikan dan di perkenalkan ke genersi penerus terutama anak-anak.

Selain itu kata Tulalessy bahwa Ukulele ini mulai hilang dari Maluku dan Ukulele selama ini tumbuh dan berkembang bermain single (main sendiri) dan akhirnya jadi musik pelengkap pada musik Hawaian sehingga hal ini yang mengerakan dirinya membentuk komunitas Ukulele yang bermain dengan banyak orang,sehingga pada akhirnya yang awalnya menjadi musik yang tidak penting menjadi penting khususnya di kalangan anak-anak.

Diapun berharap semua anak-anak di pulau Ambon bisa bermain Ukulele karena selain melestarikan budaya,ada sukacita dan berbahagia sekali ketika bermain Ukulele yang tidak terlalu mahal dan alat musiknya ringan dan bisa di bawa kemana-mana.

“Saya berharap juga Pemerintah Kota Ambon serius support Ukulele ini,yang mana sesuai janji Kepala Dinas Pendidikan,Ukulele akan di akomodir dalam kurikulum Kota Ambon bisa di realisasikan,”harap Nicho Tulalessy Pendiri sekaligus Pelatih Amboina Ukulele Kids Community.

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Jean Metekohi Siswi SMP Negeri 6 Ambon Juara Nyanyi Solo Tingkat Provinsi Maluku

AMBON,N25NEWS.com -SMP Negeri 6 Ambon kembali menoreh prestasi demi prestasi tingkat Kota Ambon maupun tingkat …