Breaking News

Hingga April ini ,BPJS Kesehatan Cabang Ambon Telah Gelontorkan 107,79 Milyar Untuk Membayar Rumah Sakit Di Maluku

AMBON,N25NEWS.COM – Kepala BPJS Cabang Ambon Afliana Latumakulita menegaskan bahwa per 16 April 2019  ini,pihak BPJS Kesehatan telah menggelontorkan dana sebesar 107,79 Milyar untuk membayar klaim jatuh tempo kepada rumah sakit yang ada di Maluku.

Sedangkan secara Nasional kata Latumakulita, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit.

Selain Di luar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Sistim pembayarannya  BPJS Kesehatan memakai mekanisme first in first out yang urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu. Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita,saat memberikan penjelasannya di hadapan para wartawan.

Selain itu menurut Afli, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

“Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kantor Pusat untuk memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerja Kantor Cabang Ambon telah dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”tegas Afli.

Afli mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Afli juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS.

“Kami selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman,” ucap Afli.

Afli juga menginformasikan bahwa Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja. Ia mengatakan, apabila terdapat kekurangan, hendaknya dapat diperbaiki bersama-sama. Menurutnya, jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistis, lalu digeneralisir, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik.

“Ke depannya, Insya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia layanan (provider) sekaligus mohon maaf serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini,” imbuh Afli.

Sebagai informasi, khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Ambon terdapat 268 FKTP dan 27 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

Editor : Redaksi

Orang Buru sebagai komunitas masyarakat adat di Maluku memiliki adat istiadat yang dijadikan sebagai sebuah identitas…

Dikirim oleh n25news.COM pada Senin, 15 April 2019

About admin

Check Also

Renta Rego:Komitmen Walikota Ambon Terhadap Program KKBPK Dapat Apresiasi Dari Seluruh Indonesia

AMBON,N25NEWS.COM-Plt Kepala BKKBN Perwakilan  Provinsi Maluku,Dra.Renta Rego di hadapan Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyampaikan penghargaan …