Home / Pendidikan / Hujan Warnai Pelantikan 204 Siswa/Siswi SUPM Waiheru
Secara dekat nampak terlihat isak tangis siswa/siswi yang menyerahkan dengan tangan terbuka kepada orang tua, untuk dipasang pada pundak baju anaknya sendiri.

Hujan Warnai Pelantikan 204 Siswa/Siswi SUPM Waiheru

AMBON,N25NEWS.COM – Meskipun diguyur hujan proses pelantikan calon 204 siswa/siswi Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon angakatan XXXIII Tahun Pendidikan 2018/2019 tetap berjalan aman dan lancar.

Pantauan N25NEWS.COM ini dilokasi pelantikan, Senin(24/9/2018) nampak orang tua merasa terharu setelah menyaksikan putra/putri mereka dengan lantang melakukan gerak baris-berbaris menuju lapangan upacara, setelah berpisah kurang lebih dua bulan untuk menjalani Studi Pengenalan Lingkungan Sekolah (SPLS).

Pelantikan ditandai dengan pencangan tanda pundak oleh Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan KKP, Dr. Bambang Suprakto, A.Pi., S.Pi., MT selaku inspektur upacara, kemudian dilanjutkan oleh para orang tua siswa/siswi.

Secara dekat nampak terlihat isak tangis siswa/siswi yang menyerahkan  dengan tangan terbuka kepada orang tua, untuk dipasang pada pundak baju anaknya sendiri.

Mengawali pelantikan Kepala SUPM Waiheru Ambon Achmad Jais Ely, ST., M.Si dalam laporannya mengatakan, sejauh ini jumlah lulusan SUPM yang dihasilkan sejak tahun 1986 hingga saat ini sebanyak 2.492 orang dengan prensentase, PNS, TNI, POLRI  13,4 persen, swasta dalam dan luar negeri 55,2 persen yang melanjutkan keperguruan tinggi 12,4 persen dan wirausaha sebanyak 18, 5 persen.

Sementara jumlah siswa/siswi yang masih mengikuti pendidikan di SUPM Waiheru Ambon sebanyak 540  orang yang terdiri dari tingkat III sebanyak 156  orang, tingkat II  sebanyak 180 orang dan yang akan dilantik sebanyak 204 orang.

Untu siswa/siswi yang dilantik terdiri dari, program Keahlian NPL sebanyak 72 orang (NPL A dan 😎, program Keahlian TPL sebanyak 36 orang, program Keahlian TPHP sebanyak 61 orang (TPHP A dan 😎 dan program Keahlian TBP sebanyak 35 orang.

Berdasarkan kuota Maluku sebanyak 183 dengan rincian perkabupaten/kota,  Kota Ambon sebanyak  41 dengan menggunakan jalur umum dan delapan menggunakan jalur khusus atau Anak Pelaku Utama Perikanan (APUP).

Sedangkan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) 26 jalur umum, 26  jalur APUP, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)  yang menggunajan jalur umum sebanyak sembilan orang dan 12 jalur APUP, Seram  Bagian Timur hanya terdapat tiga orang yang menggunakan jalur umum.

Sementara untuk Kabupaten  Maluku Tenggara Barat (MTB) dua menggunakan jalur umum dan satu lainnya menggunakan jalur APUP. Buruh Selatan (Bursel) lima menggunakan jalur umum dan 11 lainnya jalur APUP. Buruh terdapat 12 menggunakan jalur umum dan tiga lainnya jalur APUP.

Sedangkan untuk Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) 10 menggunakan jalur APUP dua lainnya gunakan jalur umum, Kepulauan Aru hanya terdapat tujuh orang yang menggunakan jalur APUP, sama halnya dengan Maluku Tenggara (Malra) juga terdapat lima yang menggunakan jalut APUP.

Untuk provinsi Maluku Utara (Malut) terdapat 15 orang yang terdiri dari Kota Ternate yang masing jalur umum dan APUP hanya satu orang, Morotai empat gunakan APUP, Sula terdapat lima gunakan jalur umum dan tiga lainnya jalur APUP, Halmahera Tengah hanya terdapat satu orang yang menggunakan jalur umum.

Selain Maluku dan Malut juga terdapat siswa asal Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sebanyak dua orang, Sulawesi Tenggara terdapat tiga orang dan Kalimantan Barat hanya terdapat satu orang.

Dikatakan, selama siswa.\siswi mengikuti SPLS dalam studi pengenalan didapat secara internal SUPM maupun eksternal antara lain, Danlantamal IV Ambon dengan materi budaya bangsa dan poros maritim, Kodam XVI/Pattimura dengan materi kesadaran berbangsa dan bernegara, BNN Maluku dengan materi bahaya narkoba bagi generasi muda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan materi wawasan Wiyata Mandala, Dinas Kesehatan dengan materi dampak merokok dan Basarnas dengan materi pendidikan dini tanggap bencana.

“Selain SPLS juga kami laksanakan latihan dasar kedisiplinan dalam rangka membina fisik mental dan disiplin agar membentuk sikap disiplin dan tanggungjawab bagi calon siswa, serta dilakukan proses belajar mengajar dengan pendekatan teaching factory”ujarnya.

Bahkan siswa/siswi juga diikutkan serta dalam kegiatan ektrakulikuler seperti PBB, Pramuka, Karate, marching banda, PMR, olahraga perstasi PLH dan tata kehidupan selama di asrama yang diatur sesuai SK Kepala SUPM  Waiheru Ambon nomor  47/SUPM/DL.110/I/2017

Ely berharap dengan dilantiknya 204 siswa/siswi baru SUPM Waiheru Ambon dalam tiga tahun kedepan akan menjadi tenaga-tenaga teknis perikanan tingkat menengah yang kompoten, handal, profesional dan budaya saing.

Oleh : Gali

About admin

Check Also

SMK Negeri 1 Ambon Adakan Program Pertukaran Siswa Dengan Darwin High School

AMBON,N25NEWS.COM-Sebagai tindak lanjut dari program pertukaran siswa antara SMK Negeri 1 Ambon denga siswa dari …