Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI) Gelar Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke XVI Di Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia menggelar pertemuan ilmiah tahunan (PIT) ke XVI di Kota Ambon,dengan tema yang diambil yakni Iptek Untuk Pengembangan Maritim Yang Indonesia,dimana acara tersebut berlangsung di Hotel Santika Premire Ambon,kamis (7/11/2019).

Sementara itu,Gubernur Maluku ,Drs.Murad Ismail dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provnsi Maluku,Romelus Far-Far sekaligus membuka acara tersebut mnyampikan,sanagt  mengapresiasi kegiatan ISOI ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting ,mengingat indonsia merupakan negara kepulauan,namun potensi kemaritimannya yang belum dimanfaatkan dengan maksimal.

” Potensi ekonomi maritim indonesia terdiri dari kekayaan laut yang memiliki keunggulan komparatif berupa sumber daya alam yang dapat diperbaharui seperti sumber daya ikan ,terumbu karang ,hutan mangrove,rumput laut  dan produk – produk bioteknologi ,juga ada sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti, minyak dan gas bumi ,timah ,biji besi ,bauksit dan mineral lainnya serta potensi energi kelautan lainnya yakni,pasang-surut ,gelombang ,angin dan konversi energi termal lautan untuk menghasilkan energi listrik ” tuturnya.

Potensi ekonomi yang dimiliki ini didukung dengan posisi strategis indonesia yang memungkinkan perdagangan dunia di kawasan Asia pasifik,karna merupakan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI).

Oleh sebab itu sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu sektor penting dalam bidang kemaritiman,sehingga pemanfaatan dan pengelolaanny harus dilakukan secara bijak ,lestari dan berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat.

” Industri kelautan meliputi bioteknologi ,industri dan jasa maritim dilaksanakan berdasarkan pada salah satu kebijakan pembangunan kelautan ,yaitu kebijakan ekonomi kelautan.Kebijakan yang ditempuh pemerintah adalah membuat rencana induk yang memuat perencanaan sistematis dan target pembangunan untuk pengembangan sektor maritim baik,jangka pendek, menengah dan panjang dengan menggunakan ekonomi prinsip ekonomi biru” katanya.

Dalam kegiatan ini menghadirkan beberapa pembicara seperti ,Profesor .DrRokhmin Dahuri ( mantan menteri KKP periode 2001- 2004),prof .Zainal Arifin(LIPI) ,Dr Chang Ik Zhang ( prof.Emeritus Pukyong Nasional University Korea) serta Dr.Martin Gutowski ( PT Kongsberg  Maritime ) mewakili industri maritim.

Baca juga :   Gubernur Maluku Klarifikasi Alasan Ketidak-hadirannya Di Kantor

Menurut ketua panitia Bambang Heruadi,ada beberapa topik bahasan yakni, – hidro oseanografi, penginderaan jarak jauh ,iklim maritime,perikanan tangkap dan budidaya perikanan ,Bioteknologi, biodiversitas, ekologi laut dan pencemaran perairan,instrumentasi observasi ,geologi / Geofisika, sumber daya mineral dan energi serta kebencanaan.Tata kelola wilayah pesisir dan laut,kebijakan kelautan dan sosial ekonomi perikanan, ocean renewable ( energi laut terbarukan).

Adapun,para peserta kegiatan ini merupakan peneliti,perekayasa,akademisi ,praktisi dan ilmuwan pada bidang ilmu kelautan serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang berjumlah 200 orang ,juga 115 makalah ilmiah yang akan dipersentasikan.

Selain,ISOI memberikan masukan kepada pemerintah dalam bidang kelautan dan perikanan guna pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Untuk itu,ISOI diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah akan pentingnya mnjaga keseimbangan Pemanfaatan  sumber daya alam hayati dan non hayati ,dengan kesehatan lingkungan laut untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Masukan dari ISOI berdasarkan kajian dan hasil penelitian yang teruji menjadi sangat penting dalam rangka implementasi sustainable Development  Goals (SDGs) maritim di Indonesia.

Di tahun 2020 mendatang kegiatan ISOI yang sama akan berlangsung di provnsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelumnya ISOI juga melakukan kegiatan bersih laut  di pantai Ambon,serta penyerahan bantuan kepada korban gempa di beberapa lokasi.

Selain itu juga diserahkan bantuan untuk 25 sekolah meliputi SD,SMP,SMU dan madrasah Tsanawiyah di pulau Banda ,pulau Run,pulau pisang / Syahrini dan pulau Hatta,bantuan yang diserahkan berupa peta,buku-buku paket terkait kemaritiman dan peralatan tulis pada tanggal 4-5 November 2019.

Check Also

Gelar Orientasi Dan Pendalaman Tugas DPRD Kota Ambon,Gubernur Maluku Minta Tuntaskan Kemiskinan.

AMBON,N25NEWS.com-Gubernur Maluku,Drs.Murad Ismail,mengatakan penyelenggaraan orientasi dan pendalaman bagi anggota DPRD Kota Ambon,maka Gubernur meminta agar …

×

N25NEWS.com