Ikut Gebyar Budaya 2019,AUKC Bukan Saja Bermain Musik Namun Di Ajarkan Punya Jiwa Sosial dan Leadership

AMBON,N25NEWS.com – Keterlibatan Amboina Ukulele Kids Community (AUKC) dalam berbagai event bukan semata-mata meramaikan saja namun lebih dari pada itu,anak-anak di ajarkan untuk mempunyai jiwa sosial yang tinggi,rasa kebersamaan sebagai orang basudara dan punya jiwa leadership.

Hal ini di sampaikan Nicko Tulalessy pendiri sekaligus pelatih AUKC,ketika reporter N25NEWS.com mewamcarainya di selah-selah Gebyar Budaya 2019 yang di selenggarakan Balai Pelestarian Nilai Budaya Maluku dan Maluku Utara selasa 26 November 2019.

Lebih lanjut Nicko mengatakan,untuk pertama kalinya Ukulele Kids diundang dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Maluku dan ini,dirinya melihat sebagai peluang yang bagus untuk Ukulele Kids karena bisa menjadi binaan dari pada BPNB.

Dia juga mengungkan syukur karena Kota Ambon sudah ditetapkan sebagai kota musik oleh Unesco dan AUKC yang terlibat di kegaiatan Genyar Budaya 2019 ini ,mereka turut merayakan kegembiraan,karena Amboina Ukulele Kids adalah bagian dari musik-musik di Ambon yang berjuang untuk Ambon punya gelar itu.

“Sehingga ini selebrasi mereka juga yang dilibatkan dalam acara Gebyar Budaya 2019, walaupun panas tapi mereka tetap semangat mereka menunjukan Ukulele hadir menambah kekayaan musik tradisional yang ada di Ambon,”ujar Nicho Tulalessy.

Nicko Tulalessy juga mengungkapkan bahwa saat ini Ukulele adalah musik tradisional yang cukup viral dan membawa nama Kota Ambon di luar,orang diluar sekarang taHu Kota Ambon dari Video-video Amboina Ukulele Kids dengan lagu-lagu Ambon tempo dulu dan lagu barat yang hits.
Hal ini menurut Nicho,di share di banyak negara, jadi hari ini penting untuk Ambon Ukulele Kids terlibat di acara bukan hanya untuk meramaikan tidak tapi ini ambil bagian dari pesta, suka cita, bersyukur bahwa ini perjuangan yang sudah di lakukan oleh Amboina Ukulele Kids selama 7 bulan untuk menunjang Ambon jadi kota musik dunia.

“Jadi anak-anak kita ini bukan saja skill bermain music yang kita asah,kita akan isi juga dengan nilai-nilai leadership disitu dan nilai-sosial sosial dan suatu sat nanti mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat dari Ambon,”tambahnya.

Kedepan kata Nicho dirinya bersama Ukulele Kids bersama orang tua akan melakukan banyak hal,kita akan buat kegiatan dengan anak-anak di pantai asuhan seperti trauma healing dengan anak-anak di Desa Liang beberapa waktu lalu.

“inilah yang kita ajarkan buat anak-anak Amnoina Ukelele Kids selain bermain musik ,kita bawah mereka sebenarnya lebih kepada misi-misi social, mau ajar anak-anak bahwa mereka adalah anak-anak Maluku yang hebat yang punya nilai empati, saying sasudara, orang gandong,mau Islam, protestan, katolik hidup sebagai orang-orang yang berdampingan saling menyayangi bangun Ambon yang lebih hebat di hari-hari yang akan datang,”jelas Nicho Tulalessy.

Untuk itu Nicho berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah Kota Ambon karena ini adalah City Of Musik,jadi harus tiap hari orang bisa menikmati musik di Kota Ambon bukan saja dalam bentuk event-event tertentu saja yang mengeluarkan bajet besar namun Pemerintah Kota Ambon bisa melihat dan memberikan kesempatan bagi kumunitas atau kelompok musik untuk tampil, seperti dirinya dan AUKC yang telah tampil di taman Pattimura Park pekan kemarin dan itu menjadi perhatian masyarakat luas.

“Jadi saya berharap kegiatan-kegiatan musik ini berjalan terus, Makanya Pemkot Ambon harus serius melihat hal ini, mungkin kerja sama antara dinas terkait sehingga bukan hanya slogan dan selesai namun ada kegiatan musik yang konsisten ,”ungkap Nicho Tulalessy berharap.

Editor : Redaksi

Check Also

Bupati Maluku Tenggara Buka Lomba Goyang Meti Kei

MALRA,N25NEWS.com – ,Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun membuka kegiatan Lomba Goyang Meti Kei di …

×

N25NEWS.com