IMM Demo DPRD Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.com – Sebanyak belasan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Ambon, berdemo di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon (20/1/2019), pekan kemarin.

Di depan Kantor Baileo Rakyat Belakang Soya , para demonstran membawah pamflet bertuliskan, Pecat PT Axa Mandiri dari jabatanya, dan meminta DPRD dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar memproses pimpinan PT Axa Mandiri Cabang Ambon

” Perusahaan yang bergerak dibidang asuransi sudah berbohong dan merugikan nasabah, Hj, Sarwana, hingga Rp 300 juta ,”Teriak orator IMM.

IMM meminta DPRD sebagai fungsi kontrol segera memanggil pimpinan PT Axa Mandiri Cabang Ambon guna menanyakan Asuransi Ibu Hj, Sarwana. Perihal ini juga dituju kepada pihak OJK untuk secepatnya memproseskan.

Demonstrasi yang dikoordinir, Haris Lessy ini tidak terlalu lama, sebab Komisi II DPRD Kota Ambon, menerima guna membicarakan problem tersebut secara rasionalitas diruang rapat Komisi II.

Dalam pertemuan bersama legislator komisi II bersama belasan anggota yang tergabung di IMM, hadir juga ibu Hj, Sarwana, dan tiga orang Kuasa Hukum Ibu Hj, Sarwana.

Di sela-sela pertemuan tersebut, Pakar Hukum, Jhon Maikel Berhitu, menjelaskan, sejak 2013 silam, sampai kini, Ibu Hj, Sarwana, meminta asuransi yang ditaru ke PT Axa Mandiri sebesar Rp 300 juta, belum juga terealisasikan.

” Alasan yang disampaikan petugas asuransi PT Axa Mandiri bahwa kurs rupiah lagi naik, kemudian petugas juga menyuruh ibu Hj, untuk memperpanjang perjanjian itu tanpa ada alasan yang jelas” Ungkapnya

Dirinya juga mengatakan, mereka sudah dua kali somasi PT Axa Mandiri, namun sampai saat ini tidak direspon sedikitpun.

Penjelasan tersebut diterima baik oleh, Pimpinan komisi II, Jafry Taihuttu, dan seluruh legislator komisi II, hingga pekan besok (21/1), DPRD akan panggil pimpinan PT Axa Mandiri dan OJK.

” Besok pertemuan bersama Disdik kami undur usai pertemuan pimpinan PT Axa Mandiri Cabang Ambon, OJk, Hj, Sarwana, Kuasa Hukum Hj Sarwana dan adik-adik dari IMM ” Ungkap Jafry

Aksi unjuk rasa ini juga sebelumnya digelar depan Bank Mandiri Ambon. Temui pendemo, Pimpinan Bank Mandiri, Pak Arfan, menerangkan, dana yang masuk Rp 300 juta, mereka akan kembalikan dengan jumlah yang sama.

” Masa bisa begitu, Ini berbicara tentang investasi berarti ada yang menguntungkan, karena kalau dibawah lima tahun otomatis akan kena denda, tapi ketika sudah diatas lima tahun otomatis dengan sendirinya hak-hak dari pada bersangkutan sesuai izin kontrak harus terpenuhi. Ini sangat tidak masuk akal ” Imbuh ia, kepada awak media sebelum duduk dalam ruang rapat komisi II, di Gedung C DPRD Kota Ambon, guna membahas perihal tersebut.

Reporter : Rian M

Editor : Redaksi

Check Also

Minta Pelayanan Listrik Lebih Baik,Komisi III DPRD Malra Gelar Pertemuan Dengan PLN Cabang Tual

Malra,N25NEWS.com – Rapat Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Tenggara bersama Manejer PT.PLN Persero Cabang Tual …