Indag Akan Lakukan Pengawasan Berbasis Aplikasi Android

AMBON,N25NEWS.COM –  Mengingat luasnya Wilayah  Maluku yang cukup luas dengan 11 kota/kabupaten dalam melakukan pengawasan barang yang diperdagangkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Provinsi Maluku akan berlakukan sistim aplikasi berbasis anroid.

Aplikasi yang disebut dengan nama Sipelangi yang nantinya akan melibatkan masyarakat sebagai tim relawan dalam melakukan pengawasan secara langsung dipasaran dan selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan melapor ke Indag sebagai.instansi yang berwenang dalam melakukan fungsi pengawasan. Dimikian hal ini disampakan Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tata tertib Niaga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, Yahya Kotta pada wartawan Rabu kemarin.

Hal itu kata Kotta, lantaran fungsi dan pengawasan kini sudah
menjadi kewanangan pihaknya, sehingga berhubung luas Maluku yang cukup luas serta keterbatasan SDM sehingga perlu ada inovasi baru dalam menggagas fungsi pengawasan dilapangan.

“Nah kebetulan, saya lagi mengikuti diklat pin III tahun 2019, dengan persyaratan yang dimintakan, itu harus membuat inovasi baru terkait dengan pelayanan pablik, maka dengan konsultasi dengan Mentor dan Kadis, saya mencoba untuk menggagas fungsi pengawasan lingkup perdagangan itu dengan menggunakan aplikasi Sipelangi,”jelas Kotta.

Sipelangi kata Kotta, merupakan akronim dari Strategis pengawasan pelaporan perlindungan konsumen tertib niaga berbasis aplikasi android dengan tujuan sebagai alat yang digunakan sebagai pelaporan yang menggunakan IT yang dapat digunakan oleh siapa saja yang menggunakan HP.Android.

“Sebagai inovasi terbaru saya mencoba untuk mencipatakan aplikasi dengan tujuan fungsi pengawasan dapat dilakukan oleh siapa, terhadap label SNInya, label bahasa Indonesia dan terhadap pengawasan harga eceran tertinggi serta pengawasan perijinan dan pengawasan terhadap barang berbahaya termasuk pengawasan lainnya,” ulasnya.

Kotta mengakui, bahwa aplikasi tersebut dapat berjalan sesuai yang diharapkan jika tidak melibatkan peran serta masyarakat sehingg untuk lebih dikenal, pihaknya sudah melakukan sosialisasi, baik dilembaga pendidikan baik tingkat SMA maupun perguruan tinggi termasuk sosialisasi ditengah-tengah halayak ramai yang rata-ratanya bisa mencapai 100 orang peserta dan telah mendapat respon positif.

Alhasilnya dari sosialisasi kini.sudah terdaftar kurang lebih 300 peserta sebagai tim relawan yang nantinya SKA nya akan ditandatangani Gubernur Maluku.

“Rencanya tgl 16 Mei akan dilounching aplikasiSipelanggi,”ucapnya.

Reporter :Rohim

Editor :Redaksi

About admin

Check Also

Pasca Gempa Harga Bahan Pokok Di Pasar Ambon Stabil

AMBON,25NEWS.com-Pasca gempa bumi di Ambon 6,8 magnitudo tidak berpengaru pada harga kebutuhan pokok di beberapa …

×

N25NEWS.com