Home / Ekonomi / Investor Asal China Berminat Berinvestasi di Maluku

Investor Asal China Berminat Berinvestasi di Maluku

AMBON,N25NEWS.COM-Sebuah perusahaan asal China yang di nakodahi oleh Andrew Zheng Fountain dan Edcwifi telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di berbagai bidang seperti Doking,Pariwisata,Penerbangan,Pendidikan dan Perikanan di Maluku.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku Said Assagaff kepada awak media pada saat menerima kunjungan Investor dari China di ruang rapat lantai 2 Kantor Gubernur Maluku,senin (8/102018).

Lebih lanjut Assagaff mengatakan,”dari 5 item untuk Doking,kita sudah siapkan area di Kei Besar,pariwisata kita sudah tawarkan beberapa lokasi pariwisata,untuk penerbangan mereka berminat buka penerbangan dari China ke Manado ditambah 1 rute ke Ambon,untuk pendidikan bersama Unpatti pelajari pengobatan tradiosionil dan untuk perikanan Pemda siapkan 2 pelabuhan perikanan,”kata Assagaff.

Penjajakan investasi oleh perusahaan China ke Maluku membuktikan bahwa iklim investasi di Indonesia masih kondusif.Selain itu dalam pertemuan tadi (08/10) disebutkan pula bahwa Maluku sangat membutuhkan investor yang bersedia menanamkan modalnya selain di 5 item tersebut disamping itu ada di sektor lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi niat baik dari pengusaha China ini yang mempunyai perusahaan yang cukup besar di daerahnya (Shenzhen) apalagi situasi yang ada di Maluku sangat cocok dengan investasi yang kita jalankan,”beber Assagaff lagi.

Assagaff berharap dengan kedatangan investor China ini dapat membantu dalam pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Maluku, sehingga menjadi andalan di Indonesia dan  bahkan di dunia.

“Mudah-mudahan dengan adanya investasi dari para pengusaha China ini dapat terlaksana dengan baik agar selain pengembangan SDA dapat juga meraup berbagai tenaga kerja yang ada di Provinsi Maluku,”tandasnya.

Oleh :Aris Wuarbanaran

 

About admin

Check Also

Ditjen Pendis Gelar Penguatan Pengelolaan BMN dan Satker

AMBON,N25NEWS.COM  – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menggelar forum diskusi penguatan Barang Milik …