Breaking News

Isu Kemiskinan Yang Dijual Ke Masyarakat Faktor Utama Terpilihnya Murad Dan Orno

AMBON,N25NEWS.COM -Dalam upaya sistematis yang akan dilakukan oleh suatu pemerintahan,dapat dinilai dari aspek perencanaan yang disusun,sebagai sebuah indikator keberhasilannya dalam sistem pemerintahan daerah.Kepala daerah terpilih merumuskam visi dan misi dalam dokumen perencanaan daerah atau yang dikenal denga Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini dikatakan salah satu Tim Kerja/Akselerasi,Gubernur terpilih,Sam Latuconsina,kepada awak media pada saat pertemuan dengan Bapeda Provinsi Maluku,di Kantor Gubernur Maluku,rabu (30/01/2019).

Lebih lanjut Latuconsina mengatakan,”Saya diminta mewakili Tim Kerja Gubernur terpilih untuk membahas isu-isu strategis bersama Bapeda yang mana kita sampikan RPJMD tahun 2019-2024,untuk isu-isu strategis apa yang harus dituangkan dalam RPJMD tersebut,”kata Latuconsina.

Ada beberapa isu strategis yang paling utama adalah,isu kemiskinan hal ini menjadi penting bagi Tim Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Murad Ismail dan Barnabas Orno,bukan rahasia umum bahwa isu kemiskinan di Maluku merupakan persoalan serius dan menjadi perhatian semua pihak,isu kemiskinan inilah yang dijual kemasyarakat sehingga pasangan Nomor 2 terpilih.

“Dalam pertemuan itu kami sampaikan ke Bapeda untuk betul-betul di Maluku ini selama kepemimpinan Pak Murad dan Pak Orno 5 tahun kedepan,kita tidak lagi bicara tentang program,tetapi angka-angka penurunan kemiskinan,yang misalnya sekarang Maluku terpuruk no 3 dari bawah,nah nanti selama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih kita bisa naik sampai berapa,”jelas Latuconsina.

Baca juga :   Peserta Dari Negeri Banda Nilai Panitia Lomba Perahu Belang Ambon Kurang Siap

Adapun selama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur sekarang,Said Assagaff dan Zeth Sahuburua angka kemiskinan di Maluku turun sekitar 1,7 persen,kemudian di era Gubernur Karel Ralahalu dan Wakilnya angka kemiskinan turun hingga hampir menyentuh 10 persen,sedangkan target untuk Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih adalah 20 atau 19 persen atau berapa,itu yang dituangkan dalam RPJMD.

“Isu besar kita sampai dengan Pak Murad dan Pak Barnabas Orno terpilih itu adalah angka kemiskinan Maluku yang stagnan,selama pemerintahan sebelumnya,maka isu itu diangkat dan menjadi daya tarik bagi masyarakat karena jualan itu jelas kita pastikan bahwa dalam RPJMD 2019-2024 itu target penurunan angka kemiskinan,”tandasnya.

“Kalau angka kemiskinan turun otomatis sektor-sektor yang lain juga berkembang,maka otomatis juga mengenai kesehatan yang baik,pendidikan baik,infrastruktur baik,investasi bagus dan juga sektor pariwisata bangkit,itu semua kalau angka kemiskinan dapat di atasi,”tutup Latuconsina.

Penulis : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi

About admin

Check Also

Far-Far,Permasalahan Pertanahan Di Maluku Cenderung Menimbulkan Konflik Kepentingan

AMBON,N25NEWS.COM-Permasalahan pertanahan dalam masyarakat sering dan cenderung terjadi dimana hal tersebut telah menimbulkan konflik kepentingan …