Jaksa dan Polisi Jangan Menutup Mata Lampu Jalan Desa Karang Jaya Tanpa Kutansi Pembelian

NAMLEA,N25NEWS.com -Pembelian 10 paket Lampu Jalan Tenaga Surya Desa Karang Jaya Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru diduga bermasalah akibat tidak ada kutansi (nota) pembelanjaan, Padahal anggaran yang dipakai untuk pengadaan barang dan jasa itu menggunakan Dana Desa (DD) sebesar Rp 278 Juta Rupiah

Menurut salah satu warga Desa Karang Jaya Wapido (32) kepada Wartawan minggu kemarin di Namlea, menjelaskan secara rinci. “Lampu jalan itu langsung di beli dari Surabaya oleh Ketua Badan Pemusyauratan Desa (BPD) La Jakria dengan harga perbuah Rp 26 juta rupiah sedangkan yang di belanjakan semua ada 10 buah tinggal kali saja semua harganya berapa,” jelasnya

Yang lebih parah lagi Katanya, barang tersebut tanpa memiliki kutansi atau nota pembelanjaan Kami mencurigai kalau ketua BPD itu sudah Korupsi uang Dana Desa sehingga bukti – bukti pembelian sengaja dihilangkan

Wanita kelahiran Desa Karang Jaya itu, juga mengharapkan agar pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian segera menelusuri Lampu jalan yang di belanjakan ketua BPD karna menurutnya berbagai kejanggalan dalam pembelian lampu tersebut.

“Kami sebagai masyarakat menaruh harapan penuh kepada Kejaksaan dan Kepolisian jangan menutup mata, kasian kami masyarakat lagian Desa Karang Jaya ini masih dekat dengan Kota Namlea perjalanannya kurang lebih beberapa menit sudah sampai ke Desa Kami. Ini yang masih dekat dengan Kota apalagi yang perjalanannya kiloan mungkin tidak lagi tersentuh oleh hukum terkait pelanggaran hukum yang di lakukan oknum – oknum di Desa,” tandasnya.

Salah satu sumber terpercaya di Desa yang tak mau namanya disebutkan dalam berita ini mengukapkan, Lampu jalan yang di belanjakan oleh ketua BPD pernah di telusuri oleh pihak Desa bahwa lampu yang di belanjakan Jakaria itu perbuah dengan harga di Surabaya Rp 2.800,000 (Dua Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) kalau ada pihak lain yang mengatakan lebih dari harga itu untuk perbuah lampu nya yang kami sampaikan itu omong kosong faktanya kutansi dan nota saja tidak ada,” Kata Sumber.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Karang Jaya yang berhasil di konfirmasi media ini Selasa, 21/7/2020. dini hari melalui Via selulernya mengatakan, apa yang telah BPD lakukan sesuai prosedur, Pihak kami hanya menerima apa yang di sampaikan Pemerintah Desa sesuai permintaan masyarakat itu saja

Kemudian dikatakannya, Lampu yang dibeli 2019 itukan kurang lebih 30 paket, Namun Dia tidak menjelaskan secara detil tentang tahapan proses pembelanjaan 30 paket buah lampu yang dibelanjakan seperti apa “sebaikanya tanyakan ke Kepala Desa. Disinggung soal pembelanjaan lampu jalan tenaga surya 10 paket yang di belanjakan olenya dari Surabaya, Dia membantah bahwa apa yang di sampaikan semua itu tidak benar

Kepala Desa karang Jaya, yang sempat dihubungi Wartawan lewat via telpon menjelaskan, terkait Lampu jalan kemarin semua sudah ada Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ)Desa di Pemerintah Daerah.

” Kami tidak tahu kalau ada keterlibatan ketua BPD yang jelas pihak pemerintah desa hanya mengetahui La Siara yang melakukan pertanggung jawaban mengenai lampu jalan,” ungkapnya.

Reporter : Kiswan

Editor : Redaksi

Check Also

Usai Virtual Menkumham 52 Orang Warga Binaan Lapas Kelas-3 Namlea di Beri Jatah Remisi Umum

NAMLEA,N25NEWS.com – Dalam rangka memperingati hari sakti kemerdekaan Repoblik Indonesia yang ke-75 Tahun. Lapas kelas …