Jelang Natal Dan Tahun Baru Kemendag Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Harga.

AMBON,N25NEWS.com-Kementerian Perdagangan RI melalui Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP), Kasan meminta Pemerintah Daerah untuk melakukan langkah antisipasi terhadap lonjakan harga yang bisa terjadi akibat peningkatan permintaan barang kebutuhan pokok (bapok) jelang Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Kita inginkan terutama di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya akan merayakan Natal,”ungkap Kasan saat memimpin Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dalam rangka stabilitasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan (HKBN) yang berlangsung di Hotel Marina Ambon,kamis (5/12).

Menurutnya,menjelang Natal dan Tahun Baru, biasanya terjadi peningkatan permintaan bapok, yang dapat berdampak pada kenaikan harga. Untuk itu, perlu dilakukan langkah antisipasi khususnya di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya merayakan Natal serta daerah penyumbang inflasi tinggi. Salah satunya, dengan meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Rakorda ini dibuka Plh Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang dan dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselanno serta perwakilan Dinas yang membidangi perdagangan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Selain itu, hadir pula Tim Pengendali Inflasi Daerah, perwakilan satgas pangan, perwakilan Bulog, serta pelaku usaha bapok.

Adapun,Pada rakorda ini, Kasan mengimbau pemerintah daerah bersiap menghadapi potensi kenaikan permintaan bapok serta mencermati kondisi cuaca kemarau panjang. Hal ini dilakukan dengan memantau dan melaporkan perkembangan harga harian bapok, khususnya beras secara intensif di pasar pantauan.

“Saya imbau Pemda untuk memantau dan melaporkan hambatan distribusi bapok, seperti kerusakan jalan atau hambatan lain yang dapat mengganggu kelancaran distribusi, memantau dan melaporkan jumlah stok bapok yang dimiliki pedagang di pasar pantauan, guna mengetahui perkiraan kebutuhan stok harian barang kebutuhan pokok di pasar,”ingatnya.“

Selain itu, Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah koordinatif untuk menstabilkan harga bila terjadi kenaikan harga yang di luar kewajaran.

Sedangkan pemerintah daerah, lanjut Kasan , juga harus meningkatkan koordinasi antar instansi di daerah untuk memastikan ketersediaan bapok melalui kegiatan operasi pasar dan pasar murah di lokasi-lokasi pemukiman masyarakat berpendapatan rendah. “

“Pemda juga harus memastikan pelaku usaha tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan mengimbau pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dalam rangka spekulasi. Dalam melakukan pengawasan, pemerintah daerah perlu meningkatkan kerja sama dengan Satgas Pangan,””tandasnya.

Sementara itu,Rakorda dan pantauan bapok merupakan salah satu langkah strategis Kemendag dalam menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di 15 daerah pantauan utama, yaitu Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat sebagai daerah yang mayoritas masyarakatnya merayakan Natal.

Reporter         : Aris Wuarbanaran

Editor             : Redaksi

Check Also

Natal Dan Tahun Baru Usai,Harga Cabai Di Pasar Ambon Mulai Turun

AMBON,N25NEWS.com-Harga cabai pada pasar tradisional di Kota Ambon mulai turun secara bertahap,usai Natal dan Tahun …