Jokowi Tegaskan Vaksinasi Akan Dimulai Pekan Depan,Maluku Siap Melakukan Vaksin Di 11 Kabupaten/Kota

AMBON,N25NEWS.com-Presiden Joko Widodo menegaskan program vaksinasi COVID-19 akan dimulai pemerintah pada pekan depan.Karena itu,Presiden Jokowi meminta seluruh daerah mulai bersiap untuk memulai melaksanakan program tersebut.

Hal itu disampaikan,dr.Rony Rerung saat mewakili Sekda Maluku,Kasrul Selang,kepada awak media di kantor Gubernur Maluku,Rabu (6/1).

Adapun,penjelasan Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang penanganan pandemi COVID-19 dan rencana pelaksanaan vaksinasi di Istana Negara dan diikuti Gubernur Maluku secara virtual dari kediaman priadinya di kawasan Wailela Rumah Tiga Ambon.

Menurut Rerung,untuk provinsi Maluku direncanakan tanggal 15.Dari penyampaian Presiden tersebut distribusi vaksin sudah sangat memadahi dan semuanya telah tersedia cukup dan tinggal proses kesiapan daerah (kabupaten/kota) masing-masing.

“Proses kesiapan provinsi,kemarin saya menyampaikan bahwa hanya baru 7 kabupaten yang menyampaikan kesiapannya melalui bukti SK penunjukan fasilitas layanan kesehatan untuk pelayanan vaksinasi.Namun,info hari ini yang kami dapat ternyata 11 kabupaten/kota telah miliki SK penunjukan fasilitas kesehatan  yang dapat melakukan vaksinasi didaerahnya masing-masing,”kata Rerung.

Ditambahkannya,11 kabupaten/kota  yang telah siap ini,hanya tinggal melakukan koordinasi dengan pihak BPJS untuk mengimput aplikasi Piker Vaksinasi dan dengan ussername dan passport oleh BPJS.

“Jadi tinggal kita menunggu dari masing-masing kabupaten/kota dalam seminggu ini untuk berproses termasuk didalamnya diberikan pelatikan kepada para tenaga kesehatan yang melakukan vaksin,”jelas Rerung.

Lebih lanjut dia menjelaskan,berhubung karena pada tahap pertama ini dilakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan,namun perlu dipahami bahwa tenaga kesehatan bukan hanya dokter dan perawat saja yang akan di vaksin,tetapi orang-orang yang bekerja di fasilitas Dinas Kesehatan,baik supir,klening service serta lainnya itu juga mereka masuk dalam katagori untuk di vaksin.

Adapun,data kesehatan yang terisi untuk provinsi ada 12.536,sedangkan data kontakn yang terisi ada 12.103.Kemudian data yang belum terisi ada 26 ribu sekian.Jadi total semuanya 14.598 atau mencapai sekitar 85 persen.Jadi ini menandakan,Maluku sudah siap dan teman-teman di kabupaten/kota juga sudah siap untuk melakukan vaksin.

Seperti yang dikatakan Presiden Jokowi,vaksin yang dilakukan oleh pemerintah pusat itu juga bertahap dan yang jelas petunjuk Presiden bahwa setelah dilakukan vaksinasi secara nasional,sehari kemudian (paling lama 2 hari),setelah itu baru ditindaklanjuti didaerah masing-masing.

“Untuk itu,kita harus paham bahwa sistem vaksinasi ini secara terintegrasi jadi semua ada di BPJS,sebab mereka (BPJS) yang mengimput sumber data yang ada.Dan ada petugas khusus di masing-masing dinas di kota,provinsi yang dilatih khusus termasuk di puskesmas nanti,”tandasnya

 

Check Also

Pelaksanaan Vaksinasi Di Kabupaten/Kota Lainnya Di Maluku,Kecuali Kota Ambon Ditunda

AMBON,N25NEWS.com-Jadwal distribusi vaksin mengalami penundaan,berdasarkan surat dari Dirjen Pencegahan,Pengendalian Penyakit Kemenkes.Namun,penundaan pada kabupaten/kota lainnya di …