Kaisupy Kukuhkan Badan Pengurus KKG dan MGMP Agama Katolik Ambon

 

AMBON,N25NEWS.com -Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakamenag) Kota Ambon Drs Zein Firdaus Kaisupy mengukuhkan badan pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik Tingkat SMP Dan SMA/SMK di Kota Ambon. 286, 287, 288, tahun 2019 tentang pembentukan pengurus KKG dan MGMP tingkat SMP, SMA dan SMK guru pendidikan agama Katolik priode 2019-2022.

Tujuannya selain memiliki kompentensi guru juga menjadi pendidik profesional dengan memiliki kinerja yang tinggi dan menciptakan suasana komunikasi yang edukatif antara guru dan siswa yang mencakup suasana kognitif afektif dan psikomotor sebagai upaya pembelajaran yang terencana.

Dalam kesempatan itu Kaisupy mengatakan, dengan terbentuknya badan pengurus KKG dan MGMP
sudah harus memiliki AD/ART sebagai acuan untuk melaksanakan tugas dengan menyusun program kerja yang mengacu pada visi misinya.

“Setiap organisasi itu harus ada punya visi dan misi organisasi atau membentuk perkumpulan, ini untuk apa yang kita inginkan tidak mungkin lah kalau orang berkumpul tidak punya tujuan, laki-laki dan perempuan berkumpul itu hanya untuk membentuk rumah tangga dua orang, apalagi yang sudah banyak orang tadi yang baru dilantik saja ada sekitar 20 orang sehingga harus ada punya visi misi angan angan-angan yang pencapaiannya itu tidak dibatasi dengan waktu,”ungkapnya.

Baca juga :   19 Madrasah Swasta Dapat Bantuan Sarpas

Untuk itu diharapkan, KKG dan MGMP yang baru dilantik harus banyak memiliki program yang harus dilaksanakan, sehingga jangan hanya berdiam ditempat tanpa melakukan perubahan didunia pendidikan khususnya pendidikan agama Katolik.

Kaisupy juga mengingatkan, kalau salah satu penilaian angka kredit guru, itu juga dinilai dengan keterlibatan sebagai pengurus KKG maupun MGMP sehingga ini perlu juga menjadi perhatian.

“Saudara-saudara kan semuanya sudah diambil sumpah, seperti tadi saya sampaikan dan jawabannya kan semua mengatakan bersedia sebagai pengurus untuk bersedia meluangkan waktu tenaga dan pikiran dan ini harus ditindak lanjuti sama-sama, saling mengoreksi untuk kemajuan pendidikan,”ingatnya.

Menurutnya, pembentukan KKG dan MGMP ini bisa terlaksana dengan baik jika semuanya dapat melaksanakan dengan baik dengan
menciptakan suasana komunikasi yang edukatif antara guru dan siswa yang mencakup suasana kognitif afektif dan psikomotor sebagai upaya pembelajaran.

Dikatakan, pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang pelaksanaannya memperhatikan berbagai aspek yakni, pembelajaran yang aktif inovatif kreatif efisien dan menyenangkan proses pembelajaran yang menarik yang didukung oleh pendidik yang kreatif.

Dengan demikian guru agama Katolik harus memiliki kompetensi yang sama dengan guru mata pelajaran lain untuk menciptakan pendidikan yang bermutu pada lembaga pendidikan masing-masing.

Editor :Redaksi

Check Also

Lewat Momentum Maulid Nabi Kemenag Wujudkn Pembangunan Center of Excellence Berdaya Saing

AMBON,N25NEWS.com -Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Fesal Musaad menandaskan, momentum perayaan Maulid Nabi Muhammad …

×

N25NEWS.com