Karya Branckly Picanusa Suport Kemajuan AUKC Untuk Dunia Ukulele Etnik

AMBON,N25NEWS.com-Pendiri sekaligus pelatih Amboina Ukulele Kids Community (AUKC) Nicho Tulalessy menyampaikan apresiasi yang luar biasa untuk Brangckly F.Picanusa yang telah menciptakan Ukulele dari Bamboo dan dari gaba-gaba yang telah memperkaya alat dan music tradisional Maluku.

“Kita tahu bersama bahwa selama ini,AUKC memakai alat musik Ukulele dari luar Maluku dan memang sudah lama saya menginginkan alat musik yang dimainkan AUKC adalah ciri khas Maluku dan hari ini (28/05) bisa terwujud dengan hasil karya dari Bram Picanusa,”kata Nicho Tulalessy kepada N25NEWS.com,di sela-sela acara Launching Ukulele Bamboo 3 yang berlangsung di Desa Waeyame,kamis 28 Mei 2020.

Menurut Nicho selama ini ia hanya berbicara tentang bagaimana cara main musik Ukulele,namun mulai saat ini dirinya akan berbicara tentang alat music Ukulele dari bamboo yaitu Ukulele Bamboo 3 dan gaba-gaba.

“Kedepannya anak-anak AUKC akan menggunakan Ukulele Bamboo 3 ciptaan Bram Picanusa ini dan akan berkolaborasi dengan Ukulele yang sudah ada untuk tampil di semua acara,”jelas Tulalessy.

Jadi kedatangan dirinya dan AUKC di acara launching Ukulele Bamboo 3,selain untuk memperkenalkan alat musik Ukulele Bamboo 3 dan Ukulele gaba-gaba,namun Tulalessy melihat ini merupakan peluang bisnis home industry kedepan,makanya kedepan kalau banyak yang memesan,otomatis ekonomi kreatif juga akan jalan.

“City Of Musik kalau tidak ada ekonomi kreatif seperti mati.Jadi orang-orang seperti Pa Bram yang pencinta musik harus didukung,kita harus menghargai jerih payah apa yang dilakukan Pa Bram selama ini.Walau hanya dari Bamboo dan gaba-gaba,namun suatu saat akan mendatangkan puluhan juta bahkan milyaran rupiah,”ujat Tulalessy.

Adapun,jelas Nicho sempat dirinya mencoba membuat video dan memostingnya di facebook untuk orang-orang misisi dan banyak yang pingin membelinya.Selain itu,Nicho mengakui memang di dunia sudah ada yang buat Ukulele dari Bamboo tapi hanya 1 Bamboo dan itu mono,namun Pa Bram buat dari 3 Bamboo dan sungguh luar biasa ini yang pertama kali di dunia.
Yang bikin paling membanggakan yaitu,alat musik Bamboo 3 bukan ada di Brazil atau Australia,namun alat musik Bamboo 3 ini lahir di Maluku terutama di Kota Ambon yang merupakan Kota Musik Dunia.

Baca juga :   AUKC Mendapat Apresisasi dan Dukungan Dari Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Kapolda Maluku

Olehnya itu Tulalessy menghimbau perlu ada perhatian serius dari Dinas Pariwisata provinsi maupun kota,bahwa alat musik Bamboo 3 akan menjadi objek wisata baru di Kota Ambon.

“Dan Beta akan terus mensuport masyarakat Maluku yang punya talenta di musik tradisional,karena tidak bisa hanya menjual obyek wisata terus,sebab akan mubazir.Kenapa beta bilang bagitu,karena sejak beta kacil sudah dipromosikan wisata alam,maka sudah saatnya katong promosikan kearifan lokal yang ada dan kebudayaan serta temuan-temuan alat musik tradisional yang perlu dihargai,”jelas Nicho.

Apa yang selama ini dirinya kerinduan bahwa AUKC akan bermain dengan Ukulele buat Maluku telah terwujud, dengan adanya Ukulele Bamboo 3 dan Ukulele dari gaba-gaba.

“Kedepannya AUKC memadukan Ukulele yang dari luar Maluku yaitu ukulele donasi dan Ukulele Bamboo 3 buatan Pa Bram Picanusa dan hasil donasi ukulele alan di berikan ke Kabupaten/Kota di Maluku,”tandas Nicho Tulalessy.

Sementara itu,pencipta alat musik Ukulele Bamboo 3 Branckly F.Picanusa yang juga Dekan Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Ambon mengatakan,dengan lahirnya alat musik Ukulele bamboo 3 yang dibuat dari Bamboo ini,telah memperkaya alat musik tradisional di Maluku.Hal ini sejalan dengan gencar-gencarnya AUKC memperkenalkan musik Ukulele ke anak-anak.

“Saya berharap musik daerah punya karakter.Selain itu,Maluku yang miliki 10 jenis Bamboo,apa salahnya di manfaatkan untuk sesuatu yang berguna untuk memperkaya musik tradisional Maluku dan saya ingin Maluku bisa mengembangkan musik-musik dan tidak melupakan jati diri Maluku itu sendiri,”pungkas Bram.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Akibat Covid-19 2 Wisatawan Asal Amerika Manfaatkan Home Industri Ukulele Bamboo Untuk Melihat Kekayaan Budaya Di Kota Ambon

AMBON,N25NEWS.com – Mewabahnya Covid-19 di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon bukan saja di rasakan masyarakat …