Home / Politik / Kawal Pilkada, GMKI Cab Ambon Sukses Gelar Dialog Publik

Kawal Pilkada, GMKI Cab Ambon Sukses Gelar Dialog Publik

AMBON,N25NEWS.COM – GMKI Cabang Ambon sukses menggelar Dialog Publiknya, (04/05) lalu yang di siarkan live pada TV Republik Indonesia (TVRI).

Ketua GMKI Cabang Ambon, Alfred.S.Lodar menyatakan Dialog publik bernuansa pilkada kali ini di maksudkan untuk memboyong/mengawal proses penyelenggaraan pilkada serentak yang nantinya akan di gelar Juni mendatang salah satunya di Provinsi Maluku.

Diakuinya, Dialog publik bertema “Wujudkan Pilkada Damai, NKRI Harga Mati,” dengan membedah akar masalah kerawanan pilkada di Maluku ini merupakan salah satu sikap gerakan mewakili sejumlah mahasiswa untuk mengedukasi masyarakat khususnya di Maluku.

“Edukasi bagi masyarakat Maluku melalui dialog publik kali ini untuk mengindari persoalan ujaran kebencian seperti isu sara dan Hoax yang menjadi pemicu tak damainya pilkada di Maluku,” pungkasnya.

Untuk itu, Dalam Dialog publik tersebut GMKI Cabang Ambon menghadirkan sejumlah narasumber dengan substansi yang sampaikan melalui perspektif yang berbeda.

Narasumber yang di datangkan untuk menjawab akar masalah kerawanan pilkada di Maluku diantaranya Ketua KPU Provinsi Maluku, Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Polda Maluku yang di wakili oleh Wadir Intel Polda Maluku, Majelis Latupatty Maluku, Kakanwil Agama Provinsi Maluku, serta Akademisi Unpatti.

Dijabarkannya, persoalan akar masalah kerawanan pilkada di Maluku saat ini dibubuhi dengan suguhan materi dialog live yang berbeda substansi nya diantaranya, KPU membedah ada tidaknya titik kerawanan pada pelaksanaan pilkada di lengkapi oleh Bawaslu Provinsi Maluku mengenai tingkat pengawasan lapangan pada proses pilkada kedepan.

Selain itu, sikap kita sebagai umat beragama dalam skop Keagamaan menanti Pilkada oleh Kepala Kantor Wilayah Agama Provinsi Maluku di barengi dengan sikap mahasiswa yang mendongkrak suksesnya pilkada mendatang oleh akademisi Unpatti serta yang mewakili masyarakat dalam pengedukasian ke masyarakat oleh Majelis Latupatty Maluku.

Baca juga :   Pentury : PAW Harus Melalui Mekanisme Normatif

Berkaitan dengan hal itu, Lodar Mengemukakan sebelum nya telah dilakukan koordinasi bersama Pengurus Pusat GMKI, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi bahwa benar, Jakarta merupakan daerah dengan titik rawan pertama dan Maluku merupakan daerah titik rawan yang kedua dalam pilkada setelahnya.

Untuk itu, Lodar mengakui di Rasakan perlu dialog publik ini di gelar guna mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan selama pesta demokrasi berlangsung. (Amy Latuny)

 

About admin

Check Also

Remona Optimis Partai Berkarya Nyumbang 3 Kursi DPRD SBB dan 1 Kursi DPRD Provinsi Maluku diPileg 2019

SBB,N25NEWS.COM – Dihari ulang tahun ke 2 Partai Berkarya yang digelar oleh DPD Partai Berkarya …