Breaking News

Keluhanan Infrastruktur Masih Jadi Primadona Dalam Reses Latupono

AMBON,N25NEWS.COM – Keluhan infrastruktur seperti masih menjadi masalah rutin yang disampaikan masyarakat dalam reses Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono S.Pi.

Dihari kedua reses masa sidang I Tahun 2019 yang berlangsung di kawasan Kebun Cengkeh RW 09/RT 10 Negeri Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, merupakan daerah pemiihan (dapil) Rustam Latupono.


Pantauan N25NEWS.COM dilokasi reses, Kamis(21/2l) malam kemarin nampak terlihat hampir sebagian besar masyarakat menyoroti masalah jalan lingkungan mereka, air bersih, saluran drainase yang mampet, lampu jalan dan berbagai persoalan infrastruktur lainnya termasuk pemberdayaan.

Dimana keluhan bukan saja datang dari warga, tetapi sekelompok wanita yang tergabung dalam majelis taklim.
Muhamad mewakili warga yang hadir dalam keluhannya tidak saja menggeluhan soal jalan, tapi soal menginginkan adanya perbaikan selokan drainase yang salurannya ada sebagian yang tidak berfungsi sehingga sering terjadi luapan air yang disertai timbunan sampah jika terjadi musim hujan.

Keluhaan yang sama juga disampaikan Ketua RT 10 yang menginginkan adanya penerangan jalan, persoalan pendidikan dan pemberdayaan.

Ia juga menyebutkan, selaku Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Latupono merupakan seorang sosok wakil rakyat yang tidak sekedar mengucapkan janji, hal itu terbukti dengan pembangunan jalan setapak pada kawasan RT 10 dan sumbangsih dalam pembangunan Masjid dikawasan RT tersebut.

Sementara dalam kelompok ibu-ibu Majelis Taklim meminta Latupono memprioritaskan tidak saja pada pembangunan fisik, tapi mental dan ahlaq, khususnya anak-anak. Pasalnya kata dia, di daerahnya banyak terdapat anak-anak yang putus sekolah.

“Kami minta DPRD lewat pak Rustam juga prioritaskan pembangunan mental dan ahlak dan agama, karena diwilayah kami banyak anak-anak putus sekolah,”pinta warga.

Sedangkan dari sisi pelayanan publik, warga juga mengeluh soal pelayanan pada Dinas Capil yang terkesan masih kurang baik dan butuh perhatian serius dari Pemerintah Kota, bahkan kerap menyulitkan warganya yang memiliki kepentingan kependudukan.

Menanggapi keluhaan warga tersebut Ia mengatakan, berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat akan merupakan catatan yang nantinya akan disampaikan dalam laporan pertanggungjawaban dalam reses, sehingga nantinya akan menjadi bahan pokok pikiran DPRD kepada Pemkot.

“Jikapun ada program yang belum terlaksana dikarenakan ada skala prioritas, mana yang harus didahului, dan tidak bisa semua terealisasi karena ada keterbatasan anggaran,”jelasnya.

Akan tetapi kata dia, bukan berarti apa yang sudah disampaikan masyrakat itu tidak dialksanakan tapi hanya ditunda, dan akan dilaksanakan di tahun anggaran yang akan datang.

“Semua aspirasi dan usulan masyrakat tidak semua terlaksana tapi ada skala prioritas, tapi bukan berarti itu tidak dilakukan hanya ditunda, dianggaran berikutnya,”jelasnya lagi.

Namun dari semua keluhan warga Kata Latupono ada empat yang menjadi prioritas dalam tahun anggaran 2019 dan itu sudah pasti akan terealisasi ditahun ini seperti, pembangunan jalan setapak, pembangunan dan perbakian saluran drainase, penerangan lampu jalan dan air bersih.

Dari sisi pemberdayaan masyrakat Latupono juga meminta warga untuk membentuk dua kolompok usaha yang masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang lewat program Kube.dari Pemkot Ambon.

Reporter : Gali M

Editor .    : Redaksi

About admin

Check Also

Pansus II DPRD kota Ambon Gelar Ranperda PDAM

AMBON,N25NEWS.COM – Panitia khusus(Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon Menggelar uji publik …