Home / Maluku / Kembali Kinerja PLN Ambon Dipertanyakan
akadimisi Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon D Hobarth

Kembali Kinerja PLN Ambon Dipertanyakan

AMBON-Setelah sebelumnya DPRD Kota Ambon, kembali kinerja PT PLN (Persero) Area Ambon yang dipimpin Wahidin dipertanyakan, kali ini kritisi disampaikan akadimisi Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon D Hobarth yang mempertanyakan pelayanan PLN Area Ambon akhir-akhir ini.

Dimana dalam kurun waktu beberpa petang ini masih sering terjadi pemadaman lampu tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN Area Ambon, meskipun sebagai wilayah memiliki jadwal pemadaman.

“Kalau ingin memadamkan lampu, seharusnya terlebih dahulu menyampaikan kepada masyarakat agar mereka bisa mengetahui rencana pemadaman lampu. Sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kerusakan alat-alat elektronik, seperti kulkas, TV, mesin cuci dan lain-lain,” tegas Dr Hobarth.

Secara institusi di PLN kata Hobarth, PLN memiliki aturan tersendiri dalam menyampaikan jadwal pemadaman kepada masyarakat,  sehingga masyarakat bisa mengetahui.

“Jangan main hajar saja. Karena PLNh salah badan usaha milik pemerintah yang bonafit sehingga wajib melayani masyarakat sesuai dengan tugas dan tanggungjawab memberikan pelayanan yang prima,”ujarnya.

Dengan demikian diharapkan kedepan PT PLN Ambon harus menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan baik sesuai dengan tupoksinya.

Ia juga meminta pihak PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara (M2U) untuk bisa melakukan evaluasi terhadap kenirja sistim managemen dibawa pimpinan Manager PLN Area Ambon Wahidin agar dapat memberikan pembinaan kepada staf dan pihak pendor dalam melakukan tugas di lapangan.

Sementara secara terpisah  Upe, salah satu warga masyarakat Ponegoro Kecamatan Sirimau Kota Ambon, kepada wartawan, belum lama ini juga mengatakan kekecewaanya terhadap pelayanan PLN Area Ambon yang akhir-akhit melakukan pemadaman tidak secara beraturan, seperti pemadaman yang terjadi dilokasi Ponegoro belum lama ini.

“Kan aneh kalau Jadwal pemadaman yang kami terima dari PLN petang kemarin, tidak sesuai dengan jadwal pemadaman dari PLN. Karena lokasi kami tidak masuk dalam jadwal pemadaman saat itu, tetapi kenyatan terjadi pemadaman, meskipun hanya berlangsung 1 jam lebih, tapi itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang menggunanakan peralatan elektronik,” herannya.

Baca juga :   Kodam Pattimura Dampingi Warga Suku Mausu Ane

Untuk itu dirinya juga  meminta pihak DPRD Kota Ambon melalui komisi II dapat memanggil PLN terhadap berbagai keluhan warga, sekaligus mempertanyakan jaminan PLN menjelang bulan suci Ramadhan.(IM)

About admin

Check Also

Rety Assagaff : Penghargaan Dharma Karya Kencana Dari BKKBN Kado Istimewa 6 Bulan Terakhir

AMBON,N25NEWS.COM-Mendapatkan penghargaan Dharma Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan  Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan kado …