Home / Maluku / Kemenag Perdayakan Imam Masjid Lewat Simas Oleh : Gali Markalin

Kemenag Perdayakan Imam Masjid Lewat Simas Oleh : Gali Markalin

AMBON,N25NEWS.COM  -Guna member motifasi kepada para imam dan mendapat informasi yang akurat, Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Maluku memperdayakan imam masjid lewat sistim menajamen berbasis Sistim Informasi Masjid (Simas)

Kegiatan yang melibatkan 50 peserta berlangsung di Hotel Golden Place, Jumat(9/5) dibuka Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku Drs Zein Firdaus Kaisupuy mewakili Kakanwil Kemenag dengan tujuan agar dapat terwujudnya single data Masjid yang akurat serta memberikan motivasi kepada para imam masjid sihingga dapat mengembangkan dan menumbuhkan para jamaa’aah dapat lebih mencintai Masjid agar lebih istiqomah dalam menjalankan ibadah shalat.

Kakanwil Kemenag dalam sambutan tertulis yang disampakan Kabid Bimas Islam mengatakan,  timbuhnya semangat umat untuk memakmurkan masjid dewasa ini, sesungguhnya belum dilaksanakan dengan peningkatan kualitas pengelolaannya, baik dari sisi aspek Idarah atau organisasi dan manajemen, Imarah atau  kemakmuran program dan aktifitas Masjid, serta Riayah atau pemeliharaan dan pembangunan.

Dimana Masjid merupakan lokasi atau tempat strategis untuk melakukan pembinaan umat, selain dijadikan sebagai tempat sholat, tetapi Masjid juga semestinya juga dapat berfungsi sebagai sentral dakwah dan pendidikan keagamaan dan ekonomi umat Islam atau yang disebut dengan konsep masjid paripurna.

Untuk itu sistim pengelola masjid saat ini haruslah menggunakan ilmu dan ketrampilan manajemen, dengan menggunakan metode manajemen modern yang merupakan alat bantu yang perlu dipergunakan, sepeti operator Simas dan pengurus masjid harus mampu menyusaikan diri dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, masjid bisa akan makmur jika Imam bisa melaksanakan tupoksinya dengan baik. dimana.Masjid tidak hanya digunakan sebagai pusat kegiatan peribadatan semata, tapi masjid juga bisa digunakan sebagai kegiatan dalam bentuk keagamaan di tengah-tengah umat.

Baca juga :   Pelunas BPIH Tahap II Sudah Capai 99 Persen

Oleh sebab itu dalam sistim penanganan dan pengelolaan masjid haruslah dapat ditangani secara profesional, sehingga target manajemen dalam bentuk transparansi kredibilitas dan kepercayaan masyarakat itu akan terpenuhi dengan sendirinya.

Kaisupy menerangkan, bahwa pemberdayakan masjid haruslah dapat dilakukan dalam tiga konsep antara lain, pertama masjid harus mampu mengembangkan kegiatan yang dapat  dicintai jama’ah dan berhasil membina dakwah dilingkungannya, kedua dalam situsistim pengelola masjid merupakan kewajiban kita bersama umat Islam, sehingga harus mampu mengaturnya agar masjid benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya dan ketiga masjid harus difungsikan sebagi pusat ibadah, pusat pembinaan umat dan pusat persatuan umat.

Maka dari itu peran serta imam masjid harus bisa menjadi konsultan bagi jama’ah dan perlu  terus berinovasi untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pembinaan umat, serta bertanggungjawab untuk harus lebih berkreatif dan bukan hanya pandai membaca Al Quran, namun juga sebagai penyejuk umat.

About admin

Check Also

KSOP Tegaskan PELNI Tidak Jualan Tiket di Pelabuhan Oleh : Gali Markalin

AMBON,N25NEWS.COM – Menjelang arus mudik lebaran Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas I A …