Keterwakilan Kaum Perempuan Di Pilkada,Sangaji : Pilwakot Ambon 2020 Perempuan Miliki Peluang Besar

AMBON,N25NEWS.com-Perhelatan pemilihan kepala daerah khususnya pemilihan walikota dan wakil walikota Ambon atau Pilwakot mulai bergeming,dimana hal itu menjadi tantangan sekaligus peluang besar,terutama bagi kaum perempuan.Betapa tidak,Pilwakot juga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perempuan, bukan tidak mungkin perempuan dapat berkompetisi secara positif dengan laki-laki.

Wakil ketua Bidang Politik DPD KNPI Maluku,Rizal Sangaji mengatakan perempuan dan pemilu menjadi suatu keniscayaan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Melalui pemilu, perempuan bisa mengisi kursi-kursi pimpinan pemerintahan daerah dalam rangka menghasilkan kebijakan yang responsif gende.

“Kalau kita bicara partisipasi kaum perempuan dalam politik terutama dalam pilwakot,ini sudah dimulai di eranya pa Yopi Papilaya yang berpasangan dengan ibu Olivia Latuconsina yang pada saat itu adalah calon wakil walikota bersama Yopi Papilaya sebagai walikota, ini mampu meraih dukungan suara yang signifikan,”kata Rizal Sangaji,kepada N25NEWS.com,senin (29/9).

Dijelaskannya lagi,pada Pilwakot periode berikutnya ada juga beberapa figur perempuan yang maju pada Pilwakot,salah satunya Ny Huliselan yang pada saat itu adalah Sekretaris Kota Ambon (Sekot) yang akan maju sebagai calon Walikota Ambon melalui jalur Independen.

“Nah di 2020 saya kira potensi partisipasi kaum perempuan dalam Pilwakot sangat terbuka besar,jika kita lihat preferensi politik hari ini dari berbagai figur yang ada, ya kita bisa langsung saja ibu Elly Toisutta yang hari ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Ambon,ini berpotensi juga sebagai calon wakil walikota ambon dan juga bisa dari kalangan independen,”ujar Rizal.

Adapun,publik patut mengapresiasi keterlibatan kaum perempuan dalam perhelatan politik tahun 2022.Selain itu,masyarakat menganggap bahwa kualitas,kapabilitas kaum perempuan dalam politik ini sama bandingan nya juga dengan kaum laki-laki.

“Krena itu,tidak ada dikotomi antara kaum perempuan dan laki-laki.Saya kira potensi kaum perempuan dalam politik hari ini sudah menunjukan kualitasnya,di Kota Ambon sendiri saja, banyak kaum perempuan yang terpilih menjadi anggota DPRD kota, kita saksikan sendiri ada 3 anggota DPRD yang terpilih yakni Elly Toisutta,ibu Latupapua dan ibu Eta Sihay,”jelasnya.

Begitu pun juga,dengan di partai-partai lain yang partisipasi dan keterlibatan kaum perempuan itu bisa terlipih dalan Pileg 2019 kemarin.Oleh karena itu,kalau bicara potensi,berpotensi ya karena hari ini kaum perempuan juga mengisi jabatan-jabatn publik yang sangat strategis dan itu membuka peluang bagi mereka untuk tampil dalam perhelatan politik yang begitu besar yaitu Pilwakot Kota Ambon 2022.

“Untuk itu,saya berharap Kota Ambon ini kan barometer politik Maluku,Kota Ambon juga menjadi episentrum politik dan pemerintahan.Oleh karena itu,keterlibatan kaum perempuan juga harus di sambut secara positif,harus juga diapresiasi.Sebab,kapabilitas kaum perempuan dalam politik ini sama bandingan nya juga dengan kaum laki-laki,”tandas Rizal Sangaji.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Bawaslu Bursel Dalami Keterlibatan Oknum ASN

BURSEL,N25NEWS.com -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengaku masih mendalami dugaan keterlibatan oknum …