Home / Pendidikan / Ketidakhadiran Walkot Ambon Tak Lunturkan Semangat SDN 2 Hative Besar Kibarkan Bendera
upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada saat ini, Rabu, (02/05) tak melunturkan semangat para siswa/siswi SD Negeri 2 Hative Besar yang tergabung dalam anggota Pasukan pengibar bendera (Paskibra) sekolah untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Ketidakhadiran Walkot Ambon Tak Lunturkan Semangat SDN 2 Hative Besar Kibarkan Bendera

AMBON, N25NEWS.COM – Ketidakhadiran Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada saat ini, Rabu, (02/05) tak melunturkan semangat para siswa/siswi SD Negeri 2 Hative Besar yang tergabung dalam anggota Pasukan pengibar bendera (Paskibra) sekolah untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Menurut keterangan Kepala Sekolah, Ester Pattiasina usai di temui awak media, di ruang kerjanya katanya kesiapan para siswa/siswi pasukan pengibar bendera sejauh ini telah geluti selama tiga bulan lamanya menyongsong puncak peringatan Hardiknas yang berlangsung saat ini.

“Selama tiga bulan itu pula , kami telah mempersiapkan para siswa/siswi secara matang dengan maksud kedatangan walikota Ambon sebagai inspektur upacaranya, namun rupanya terjadi miskomunikasi yang memang kami akui adalah murni kekuwalahan kami sebagai pimpinan sekolah dalam menyurati Walkot Ambon,” pungkasnya.

Sehingga ketidakhadiran Walkot Ambon juga sempat disesalkan oleh pihak sekolah dan orang tua yang menyaksikan. Namun, untungnya ketidakhadiran Walkot Ambon di tutupi oleh Kepala dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmy salattalohy sebagai inspektur upacara pengganti.

Dirinya mengakui, selama 5 bulan menjabat sebagai kepala sekolah, selama itu pula dikembangkannya komite sekolah melalui kerjasama dengan pihak komite maupun orang tua murid.

Salah satu mutu pendidikan yang diupayakan perkembangannya yakni melalui Paskibra tersebut sehingga di dapatkannya ke-26 siswa/siswi sebagai anggota paskibra.

“Paskibra ditujuankan guna mengubah karakter anak didik sesuai dengan kurikulum sekolah yang baru yakni K13 dengan mengandung salah satu point utama ialah harus berkarakter. kenyataan selama tiga bulan berlatih telah mengubah karakter dan mental anak didik kami,” tandasnya.

Sehingga, kedepannya Pattiasina berharap dengan adanya dukungan pemerintah dan semua stakeholder yang membidangi pendidikan di Kota Ambon juga dapat melihat potensi yang dimiliki anak-anak didik melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti halnya Paskibra di sekolah guna mengubah dan mengembangkan mutu pendidikan kita bukan hanya dalam rangka peringatan Hardiknas saja melainkan di setiap proses pembelajaran yang diajarkan di sekolah.

Di sela keberlangsungan , Kepada ke-26 orang anggota Paskibra SD Negeri 2 Hative Besar di berikan penyematan pin sebagai dan sertifikat sebagai simbol penghargaan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon. (Amy Latuny)

About admin

Check Also

Pemkab MTB Biayai 150 Guru Kuliah S1 Di UT Ambon

SAUMLAKI,N25NEWS.COM – Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) telah menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum Of …