Home / Kesehatan / Kisah “John” Bersama JKN-KIS

Kisah “John” Bersama JKN-KIS

AMBON,N25NEWS.COM – John (41) adalah seorang wiraswasta di Kota Ambon. Dia  merupakan salah satu peserta yang sangat update terhadap regulasi-regulasi terbaru khususnya yang berkaitan dengan Program JKN-KIS serta rutin membayar iuran (04/04/2018):.

Pada saat datang ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Ambon untuk merubah data, John sempat menceritakan pengalamannya dalam memanfaatkan Jaminan Kesehatan Nasional sampai dengan saat ini.

Istri John mengidap penyakit gagal ginjal kronis, cuci darah sejak tahun 2012. Dengan keharusan mencuci darah sebanyak 3 kali dalam seminggu, bisa dibayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan selama 2 tahun.

Beruntung pada tahun 2014 BPJS Kesehatan berdiri dan mengelola Program JKN-KIS, pada saat itu John mendaftarkan dirinya dan keluarganya. Sejak saat itu pula cuci darah benar-benar terjamin. Sekian tahun berjalan, John dan keluarga mencari second opinion kira-kira apalagi yang bisa dilakukan selain cuci darah. Dengan berkonsultasi kesana kemari John mendapat informasi bahwa “Cangkok” merupakan salah satu upaya yang cukup baik.

“Berbekal Kartu BPJS Kesehatan, kami berkonsultasi sampai ke RSCM dan akhirnya pada Agustus 2016 proses pencangkokanpun terjadi.” Ungkapnya. John mendonorkan ginjalnya kepada sang istri.

”Tidak hanya itu, setahun sebelum pencangkokan Istri John terinfeksi Hepatitis C. Obat penyakit ini mahal sekali, namun saya sangat bersyukur dijamin oleh BPJS Kesehatan.” tambah John. Selama hampir satu tahun sebelum proses cangkok Istri John mengkonsumsi obat tersebut.

Sejak hadirnya JKN-KIS, proses cuci darah, penyembuhan penyakit hepatitis C, dan operasi pencangkokan dijamin oleh BPJS Kesehatan. “Kami sangat puas dengan adanya Program JKN-KIS ini, semua proses berjalan lancar selama sesuai prosedur. Kami akan merasa malu apabila kami tidak membayar iuran setelahnya.” Tandasnya.

Baca juga :   Sosialisasi Program KKB ,Peran Media Di Minta Lebih Optimal

John mendaftar sebagai peserta JKN bukan sekedar mendapat pengobatan murah atau gratis, tapi juga mendaftar karena John peduli untuk dirinya sendiri, peduli dengan keluargnya, peduli dengan anak-cucunya kelak, peduli dengan saudara-saudaranya.

John sangat mendukung program JKN-KIS, dimulai dari mewajibkan keluarga besarnya untuk mendaftar, menghimbau teman-temannya, bahkan John pernah diminta oleh seorang temannya yang juga pemilik salah satu perusahaan di Jakarta untuk datang dan menyampaikan kepada seluruh karyawannya tentang manfaat Program JKN-KIS ini dari apa yang pernah dialaminya.

“Harapan saya kedepannya Program JKN semakin berkualitas demi menyehatkan Indonesia didukung oleh infrastruktur yang baik khususnya diwilayah timur Indonesia agar memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan. Kepada petugas BPJS Kesehatan dan petugas medis agar tetap bersabar dengan kami (masyarakat), terus mendengar keluhan-keluhan kami, supaya kita bisa melengkapi satu sama lain. Saya bersyukur, sudah hampir 5 tahun berurusan dengan kesehatan, ketemu semua orang di rumah sakit, di BPJS Kesehatan, melihat kesungguhan mereka dalam melayani, sabar, itu membuat kami sangat tertolong.“ tutupnya. (hp)

About admin

Check Also

Diare Dan DBD Mewabah Saat  Pancaroba, Ini Pencegahannya Oleh : Amy Latuny

“Serangan Diare dan Demam Berdarah (DBD) menjadi wabah penyakit tiap musim pancaroba. Tercatat dalam sebulan …